Senin, 24 November 2014
Language :
Find us on:
Terbaru
Sabtu, 20/03/2010 11:29
JELANG MUKTAMAR
Makassar, NU Online
Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) sangatberkepentingan pada penguatan kaderiasasi NU. Ketegasan IPNU dalam mengawal Kaderisasi NU ini merupakan bagian dari komitmen kepengurusan saat ini. Karenanya  IPNU tidak mempunyai kepentingan dalam suksesi Muktamar, baik pemilihan Rois Am maupun Ketua Umum Tanfidziyah.

Demikian dinyatakan Ketua Umum Pimpinan PusatIPNU Ahmad Syauqi saat membuka acara Latihan Pelatih Nasional di Wisma Perindustrian Makassar baru-baru ini. Menurut Syauqi, kuatnya kaderisasi akan melahirkan kader-kader pemimpin NU di masa datang.
Sabtu, 20/03/2010 10:53
Brebes, NU Online
Pemanasan Global, telah menjadi keprihatinan bersama. termasuk kader Muda NU yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Ansor dan Gerakan Pemuda Kebangsaan. Sebagai bentuk kepedulian antisipasi pemanasan Global, Dewan Koordinasi Nasional (DKN) Gerakan Pemuda Kebangsaan (Garda Bangsa) melakukan penghidupan kembali lahan tidur maupun lahan tidak produktif melalui penghijauan.

“Kami menanam pohon singkong, sebagai tahap awal gerakan di Dukuh Blendong, Desa/Kecamatan Bumiayu,” ujar Ketua DKN Garda Bangsa Drs Eman Hermawan usai memimpin langsung kegiatan penghijauan Jum'at (19/3).
Sabtu, 20/03/2010 10:26
JELANG MUKTAMAR
Kota Tegal, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tegal menilai masing-masing figur kandidat pengurus NU yang muncul menjelang pelaksanaan muktamar ke-32 ini memiliki keunggulan masing-masing. Karena itu persoalan kandidat tidak menjadi perhatian penting.

“Tidak nyambung kalau kita hanya bicara masalah figur kandidat dalam Muktamar NU ke-32,” ungkap Ketua PCNU Kota Tegal Doktor Basukiyatno disela rapat persiapan pemberangkatan Peserta Muktamar, di Gedung PC NU Jalan Wisanggeni Kota Tegal, Jumat (19/3).
Sabtu, 20/03/2010 09:06
JELANG MUKTAMAR
Jakarta, NU Online
Sebuah organisasi besar karena memiliki jumlah anggota besar dan sekaligus memiliki pemimpin yang berpikir besar. Dahulu NU maju dan disegani baik oleh pemerintah Indonesia, termasuk oleh penjajah Belanda dan Jepang termasuk Inggris, karena NU dipimpin oleh orang-orang yang berpikir besar.

Demikian disampaikan peneliti sosial H Enceng Shobirin Najd kepada NU Online di kantor PBNU Jakarta, Sabtu (20/3) terkait pelaksanaan Muktamar NU. Menurut Enceng yang juga anggota tim perumus komisi rekomendasi Muktamar ke-32 NU, pemikiran besar bisa lahir dari anak-anak orang kecil dari kalangan warga NU.
Sabtu, 20/03/2010 08:35
JELANG MUKTAMAR
Yogyakarta, NU Online
Warga Nahdliyin yang berkumpul di Yogyakarta dalam “Forum Masyarakat Nahdliyin Yogyakarta” berharap Muktamar ke-32 Nahdlatul Ulama (NU) menghasilkan agenda-agenda yang berdimensi kerakyatan. Muktamar perlu mengurangi pembahasan yang bersifat ”elit”.

Demikian dalam rilis pers Forum Masyarakat Nahdliyin Yogyakarta yang diterima NU Online, Sabtu (20/3) terkait pelaksanaan seminar nasional bertema ”Krisis Kepemimpinan dan Manajemen NU” yang diadakan menyongsong Muktamar ke-32 NU Makassar.
Sabtu, 20/03/2010 07:34
JELANG MUKTAMAR
Jakarta, NU Online
Kepemimpinan Nahdlatul Ulama (NU) harus disesuaikan dengan perkembangan zaman mengingat tantangan yang harus dihadapi juga berbeda di setiap zaman. Demikian dikemukakan mantan wakil sekretaris jenderal Pengurus Besar NU, Maduki Baidlowi di Jakarta, Jum'at (19/3).

"Kriteria calon Rois Am (pemimpin tertinggi NU) di era globalisasi seperti sekarang ini tentunya harus berbeda dengan kriteria di masa lalu, karena tantangannya juga berbeda," katanya.
Sabtu, 20/03/2010 06:54
Jakarta, NU Online
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) perlu segera menyelenggarakan muktamar karena sesuai hasil muktamar Semarang (Jawa Tengah) tahun 2005, kepengurusan yang ada saat ini semestinya berlangsung hingga 2010.

"Kementerian Hukum dan HAM juga pernah menerbitkan SK No.67 mengenai legalitas susunan kepengurusan DPP PKB hingga tahun 2010, bukan tahun 2013," kata anggota MPR/DPR RI dari PKB, Lili Wahid kepada pers di Jakarta, Sabtu (20/3).
Jumat, 19/03/2010 21:06
Jakarta, NU Online
Dalam catatan sejarah Nahdlatul Ulama (NU) pernah unggul sebagai partai politik di Indonesia. Namun keberadaan NU di kanca perpolitikan dinilai akan lebih berdampak jika NU tetap konsisten mengambil jarak dengan kekuasaan dan politik kepartaian.

Politik NU tidak partikularistik, tidak mengambil keputusan untuk kepentingan pragmatis-jangka pendek, melainkan untuk kepentingan bangsa Indonesia.
Jumat, 19/03/2010 20:00
Washington, NU Online
Kementerian Keuangan AS hari Kamis memberlakukan sanksi-sanksi pada dua perusahaan di Gaza --Bank Nasional Islam dan Televisi Al-Aqsa -- karena hubungan mereka dengan gerakan Hamas yang berkuasa di wilayah itu.Kementerian itu mengatakan, sanksi-sanksi tersebut melarang orang AS melakukan transaksi dengan perusahaan-perusahan tersebut dan berusaha membekukan aset yang mungkin mereka miliki di wilayah hukum AS.

Hamas disebut-sebut oleh kementerian itu sebagai organisasi "teroris global yang dirancang secara khusus".Menurut kementerian itu, sanksi-sanksi diberlakukan terhadap Bank Nasional Islam, yang dibuka Hamas pada April 2009, karena memberikan pelayanan finansial kepada anggota-anggota dan pegawai Hamas, termasuk anggota sayap militernya.
Jumat, 19/03/2010 19:17
Pasaman Barat, NU Online
Suasana perpolitikan di Kabupaten Pasaman Barat Propinsi Sumatera Barat menjelang pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) yang bakal digelar 30 Juni 2010 makin memanas. Masing-masing kandidat makin gencar melakukan lobi untuk memastikan pasangan calon dan partai politik pendukung.

"Insya Allah kita  siap dicalonkan. Saat ini sudah banyak dukungan dari masyarakat untuk maju sebagai Wakil BUpati Pasaman Barat periode 2010-2015," kata Jendri S.Ag salah satu bakal calon yang berasal dari kader Nahdlatul Ulama Pasaman Barat, kepada Kontributor NU Online Bagindo Armaidi Tanjung, Jumat (19/3).
Jumat, 19/03/2010 18:24
Jakarta, NU Online
Ketua Dewan Syuro Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (Ijabi), KH Jalaludin Rakhmat, pernah mengusulkan pada Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) agar tidak mengaku sebagai Islam. Mereka diminta mengaku beragama Ahmadiyah saja karena penafsiran JAI atas ajaran Islam dinilai menyimpang.

‘’Saya pernah mengusulkan kepada Ahmadiyah. Lebih baik Anda tidak mengaku sebagai Islam, sudah saja sebagai agama Ahmadiyah,’’ katanya usai menghadiri sidang uji materi UU Pencegahan penodaan Agama di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jum'at (19/3) di Jakarta.
Jumat, 19/03/2010 17:17
Bogor, NU Online
Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Kelas 11 A Paledang, Kota Bogor memberikan sertifikat kepada narapidana dan tahanan yang lulus pelajaran shalat dan membaca Al-Qur'an. Kepala Lembaga Pemasyarakatan (kalapas) Kelas 11 A Paledang, Kota Bogor, Suwarso mengatakan pemberian sertifikat ini dalam rangka mendidik para narapidana dan tahanan agar tetap ingat kepada Allah SWT.

"Pemberian sertifikat ini hanya tujuan sekunder. Tujuan utamanya adalah agar para narapidana dan tahanan ini lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperbaiki akhlak mereka," katanya di Bogor, Jum'at (19/3).
Jumat, 19/03/2010 16:22
JELANG MUKTAMAR
Rabat, NU Online
Menjelang pelaksanaan Muktamar ke- 32 Nahdlatul Ulama pada 22-27 Maret 2010 di Makasar mendatang, Majlis Ilmi A’la kerajaan Maroko yang dilegimitasi sebagai badan mufti kerajaan Maroko, meminta maaf kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) karena tidak bisa menghadiri Muktamar.

Hal itu disampaikan langsung oleh Syekh Dr  Muhammad Yisif, pimpinan organisasi ulama terbesar di Maroko tersebut, yang juga salah satu tokoh penasehat Raja Maroko. Sangat disayangkan, Muktamar NU berbarengan dengan acara keagamaan yang akan digelar oleh organisasinya di wilayah Sahara.
Jumat, 19/03/2010 15:09
JELANG MUKTAMAR
Jombang, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Jawa Timur merasa perlu menyampaikan aspirasi untuk menyelamatkan NU yang saat ini dianggap telah mengalami kehilangan arah. PCNU se-Jawa Timur berharap Muktamar ke-32 NU di Makassar, minggu depan, akan menghasilkan pemimpin yang mampu mengembalikan NU ke jalur yang semestinya.

Demikian dinyatakan Khatib Syuriah PWNU Jawa Timur KH Alwan A’hab dalam pertemuan dengan PCNU se-Jawa Timur, usai menggelar Istighotsah di Pondok Pesantren Tebuireng  Jombang, Kamis (18/3). Menurut Alwan, aspirasi ini telah disampaikan kepada KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah) dalam dialog tertutup.
Jumat, 19/03/2010 14:15
Jakarta, NU Online
Muktamar ke-32 Nahdlatul Ulama (NU) kali ini memiliki posisi penting dan stratgis dalam konstalasi politik internasional dewasa ini. Dalam suasana keamanan dunia yang tidak kondusif, di mana Islam menjadi faktor utamanya, maka NU sebagai kekuatan Islam moderat memiliki peran penting untuk menjaga kedamaian dan keamanan dunia dewasa ini.

Menurut Prof Mitsuo Nakamura, peneliti dari Ciba Uninersity Jepang, selama ini NU memang telah terlibat dalam percaturan politik internasional. Menurutnya, sehingga peran penyeimbang tersebut bisa dilaksanakan dengan baik.
Jumat, 19/03/2010 13:09
JELANG MUKTAMAR
Jakarta, NU Online
bakal calon ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Utama (PBNU), KH Ali Maschan Moesa menyatakan, dirinya optimis akan lolos putaran pertama. Dia memperkirakan hanya empat nama yang akan tampil sebagai calon ketua umum PBNU.

"Keempat nama tersebut kemungkinan adalah KH Solahuddin Wahid, KH Said Agil Siradj, KH Ahmad Bagdja, dan saya sendiri," kata Ali Maschan di Jakarta, Jumat (19/3).
Ubudiyah
Kamis, 20/11/2014 21:03
Kalimat “Inna lillahi wa Inna Ilaihi Roji’un” mesti melompat lebih dulu sebelum bertanya apa sebab tetangga wafat. Kalimat itu seperti...
Selasa, 18/11/2014 11:00
Diantara salah satu hal yang harus diimani seorang mukmin adalah keberadaan malaikat yang memiliki berbagai tugas dari Allah swt. Baik yang berhubungan...
Syariah
Selasa, 11/11/2014 07:00
Diantara materi Bahtsul Masail dalam Musyawarah Nasional Alim Ulama yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama pada tanggal satu dan dua...
Kamis, 06/11/2014 13:00
Setelah Khilafah Turki Utsmani berakhir pada 3 Maret 1924, beberapa kalangan menilai peran Islam dalam pentas politik global selama lebih dari 13 abad juga...
Hikmah
Jumat, 21/11/2014 09:01
Khalifah II Dinasti Abbasiyah, Abu Ja’far al-Mansur, hari itu benar-benar sedang jengkel. Seekor lalat terus mendekati wajahnya. Usaha untuk...
Sabtu, 15/11/2014 08:12
Hatim Al-Asham merupakan salah seorang ulama besar yang wafat di Baghdad, Irak tahun 852 M atau 237 H. Terdapat sebuah kisah penuh hikmah yang mendasari kata...
Taushiyah
Senin, 17/11/2014 11:01
Pendidikan pada dasarnya adalah usaha sadar yang membentuk watak dan perilaku secara sistematis, terencana dan terarah. Sedangkan sosial, secara ensiklopedis...
Sabtu, 01/11/2014 10:01
Oleh KH MA Sahal Mahfudh Bagi umat Islam, ijtihad adalah suatu kebutuhan dasar, bukan saja ketika Nabi sudah tiada, tapi bahkan ketika Nabi masih hidup....
Khotbah
Jumat, 14/11/2014 07:38
KHOTBAH JUMAT
Bekerjalah kamu dan jadikanlah alat tenunmu (bila engkau penenun) sebagai tasbih. Jadikanlah kapakmu (bila tukang kayu) sebagai tasbih dan jadikanlah jarumnu (bila engkau penjahit) sebagai tasbih, dan jadikanlah perjalananmu (bila engkau pedagang) sebagai tasbih.
Kamis, 30/10/2014 14:00
KHOTBAH JUMAT
Dalam salah satu taushiyahnya Sayyidul Auliya Syaikh Abdul Qadir al-Jailani pernah membagi jenis manusia dalam empat bagian besar. pertama; mereka yang hati dan lisannya mati. Kedua, mereka yang mati hatinya namun lisannya bercerita. ketiga mereka yang kelu lidahnya, tetapi hayat hatinya. dan terakhir mereka yang berilmu dan berkarya sesuai ilmunya. 
Space Iklan
225 x 180 Pixel
Space Iklan
625 x 100 Pixel
Space Iklan
305 x 140 Pixel
Buletin Jumat
Kamis, 10/04/2014 16:06
Edisi 118: Jum'at II April 2014
Pada Edisi 118 ini, tim redaksi buletin Nahdlatul Ulama menurunkan tema tentang tawadhu. Yaitu sifat rendah diri yang sekarang makin langka di...
Agenda
PrefNovember 2014Next
MngSenSelRabKamJumSab
      1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30      
:::: Simak berbagai info NU Online melalui twitter. Follow @nu_online :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi@nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky@nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::