NU MALUKU
ZASTROUW AL-NGATAWI:
10 TAHUN NU ONLINE
Terbaru
Rabu, 29/02/2012 07:47
Jami’yyatul Qurra wal-Huffadz (JQH) adalah organisasi para qori-qoriah, hafidz-hafidzah, para pecinta Al-Quran, yang bernaung di bawah Nahdaltul Ulama. Organisasi ini didirikan KH Wahid Hasyim pada tanggal 12 Rabul Awwal 1371 H bertepatan 15 Januari 1951 M, di rumah H Asmuni, Sawah Besar, Jakarta.
Tujuan organisasi ini adalah terpeliharanya kesucian dan keagungan Al-Qur’an. Meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran Al-Qur’an, terpeliharanya persatuan qurra wal-huffazh ahlussunah waljamaa’ah.
Tujuan organisasi ini adalah terpeliharanya kesucian dan keagungan Al-Qur’an. Meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran Al-Qur’an, terpeliharanya persatuan qurra wal-huffazh ahlussunah waljamaa’ah.
Jumat, 17/02/2012 13:36
Perjuangan Walisongo merupakan fakta sejarah dalam penyebaran Islam di Nusantara, khususnya pulau Jawa. Keberhasilannya yang gemilang tak lepas dari strategi mereka melalui jalur kultural. Tak ada pertumpahan darah dan inkuisisi.
Karena itulah perjuangannya selalu dikenang. Makamnya selalu diziarahi oleh segenap muslim. Tapi perjuangan sembilan ulama tersebut, dianggap sepi oleh sekelompok orang. Hal itu terbukti dengan absennya Walisongo dari Ensiklopedi Islam terbitan PT Ichtiar Baru Van Hoeve.
Karena itulah perjuangannya selalu dikenang. Makamnya selalu diziarahi oleh segenap muslim. Tapi perjuangan sembilan ulama tersebut, dianggap sepi oleh sekelompok orang. Hal itu terbukti dengan absennya Walisongo dari Ensiklopedi Islam terbitan PT Ichtiar Baru Van Hoeve.
Sabtu, 28/01/2012 06:48
BADAN OTONOM
Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) berdiri (27/09) 1955. Sebagai Banom NU, ia pernah memiliki anggota sampai 2,5 juta. Pada tahun 1973, regulasi menghendaki semua serikat buruh melebur dalam Federasi Buruh Seluruh Indonesia (FBSI). Rezim Orde Baru kemudian runtuh.
Sarbumusi bangkit kembali di kancah pergerakan buruh. Kongres IV 2010 menjadi kongres pertama sejak 1973. Sarbumusi mulai melakukan konsolidasi diri. Semangat ini diwujudkan dengan peresmian kantor DPP Sarbumusi, Senin lalu (23/01).
Rabu, 04/01/2012 14:34
SENI
Ki Enthus Susmono merupakan dalang dengan dua tradisi wayang. Ia lihai memainkan wayang golek (dalam tradisi Sunda) di samping wayang kulit (dalam tradisi Jawa) dengan bahasa pengantar Jawa dialek Tegal.
Dalang kelahiran Tegal, 21 Juni 1966 ini berhasil mengangkat tema-tema aktual ke dalam dunia pewayangan. Untuk itu, ia memasukkan tokoh-tokoh dunia nyata ke dalam wayang.
Senin, 08/11/2010 18:48
Masjid merupakan tempat berkumpulnya umat Islam. Dalam sejarah, masjid tak hanya sekedar tempat sholat, tetapi menjadi pusat segala kegiatan. Sayangnya, belakangan ini terjadi reduksi peran masjid sekedar tempat sholat.
Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) berupaya melakukan revitalisasi peran-peran strategis yang ditinggalkan ini, termasuk menjadikan pusat kegiatan NU di tingkat Ranting dan Anak Ranting berbasis masjid. Bagaimana langkah yang dilakukan oleh LTMNU, berikut wawancara Mukafi Niam dari NU Online dengan Ketua PP LTMNU KH Abdul Manan dalam upayanya merevitalisasikan masjid di lingkungan NU.
Apa program LTMNU dalam lima tahun ke depan?
Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) berupaya melakukan revitalisasi peran-peran strategis yang ditinggalkan ini, termasuk menjadikan pusat kegiatan NU di tingkat Ranting dan Anak Ranting berbasis masjid. Bagaimana langkah yang dilakukan oleh LTMNU, berikut wawancara Mukafi Niam dari NU Online dengan Ketua PP LTMNU KH Abdul Manan dalam upayanya merevitalisasikan masjid di lingkungan NU.
Apa program LTMNU dalam lima tahun ke depan?
Selasa, 26/10/2010 19:04
Selain memiliki ribuan pesantren, NU memiliki jaringan perguruan tinggi yang sangat banyak. Tercatat 215 Perguruan Tinggi menjadi anggota dari Lajnah Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU).
Bagaimana konsep pengembangan Perguruan Tinggi yang saat ini sebagian besar masih berkonsentrasi pada bidang agama, dan bagaimana menghadapi persoalan liberaalisasi pendidikan dan persoalan lainnya, berikut wawancara NU Online dengan Ketua LPTNU Dr H. Nur Ahmad di gedung PBNU, Selasa (26/10).
Bagaimana konsep pengembangan Perguruan Tinggi yang saat ini sebagian besar masih berkonsentrasi pada bidang agama, dan bagaimana menghadapi persoalan liberaalisasi pendidikan dan persoalan lainnya, berikut wawancara NU Online dengan Ketua LPTNU Dr H. Nur Ahmad di gedung PBNU, Selasa (26/10).
Selasa, 12/10/2010 12:33
KH MASYHURI MALIK
Meski mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam, tapi kesadaran untuk melaksanakan rukun Islam yang ketiga, yaitu zakat ternyata masih rendah. Padahal, potensi zakat jika digalidan dikelola secara professional, transparan dan akuntabel- bertanggungjawab dari zakat ini bisa terhimpun sebesar Rp 100 triliun setiap tahunnya.
Tapi, faktanya, sampai hari ini kalau pun dikumpulkan dari seluruh hasil zakat dari seluruh lembaga amil zakat yang ada di negeri ini hanya mencapai Rp 1 triliun. Itu berarti baru satu persen dari potensi zakat yang sesungguhnya. Karena itu sosialisasi kesadaran berzakat, manfaat zakat dan menejemen pengelolaan zakat ini harus terus ditingkatkan terhadap mereka yang wajib mengeluarkan zakat (muzakky), mereka yang berhak menerima zakat (mustahiq) maupun pengelola zakat (‘amil).
Tapi, faktanya, sampai hari ini kalau pun dikumpulkan dari seluruh hasil zakat dari seluruh lembaga amil zakat yang ada di negeri ini hanya mencapai Rp 1 triliun. Itu berarti baru satu persen dari potensi zakat yang sesungguhnya. Karena itu sosialisasi kesadaran berzakat, manfaat zakat dan menejemen pengelolaan zakat ini harus terus ditingkatkan terhadap mereka yang wajib mengeluarkan zakat (muzakky), mereka yang berhak menerima zakat (mustahiq) maupun pengelola zakat (‘amil).
Selasa, 05/10/2010 12:01
GLOBAL PEACE FESTIVAL
Perdamaian yang dicita-citakan oleh umat manusia selalu mendapat hambatan dari para ekstrimis dan mereka yang menginginkan tidak adanya perdamaian, namun demikian, upaya ini tidak boleh lelah harus terus diupayakan.
Nahdlatul Ulama selama ini telah terus menggelorakan kampanye perdamaian dengan berbagai cara, pada tanggal 15-17 Oktober mendatang, bersama dengan Global Peace Festival akan menggelar global peace festival di Jakarta, dengan berbagai ragam acara. Mukafi Niam dari NU Online melakukan wawancara dengan H Slamet Effendy Yusuf, yang menjadi ketua panitia acara ini untuk mengetahui lebih lanjut penyelenggaraanya.
Nahdlatul Ulama selama ini telah terus menggelorakan kampanye perdamaian dengan berbagai cara, pada tanggal 15-17 Oktober mendatang, bersama dengan Global Peace Festival akan menggelar global peace festival di Jakarta, dengan berbagai ragam acara. Mukafi Niam dari NU Online melakukan wawancara dengan H Slamet Effendy Yusuf, yang menjadi ketua panitia acara ini untuk mengetahui lebih lanjut penyelenggaraanya.
Senin, 28/06/2010 16:07
Bencana yang terjadi di Indonesia hampir setiap hari memenuhi media, jika tidak ditangani dengan baik, bencana alam bisa berubah menjadi bencana sosial yang menimbulkan akibat makin buruk. Apalagi ditambah dengan adanya perubahan iklim dan posisi Indonesia yang ada di ring of fire sehingga Indonesia memang sangat rawan terhadap bencana. Disinilah pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mencegah dan mengelola bencana agar tidak semakin membesar.
Untuk menangani bencana dan perubahan iklim ini, PBNU membentuk lembaga baru, Lembaga Penanganan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) yang secara khusus akan bekerja menangani isu yang terkait dengan bencana dan perubahan iklim, bagaimana latar belakang, visi serta upaya yang akan dilakukan lembaga ini, berikut wawancara NU Online dengan Avianto Muhtadi, ketua LPBINU.
Untuk menangani bencana dan perubahan iklim ini, PBNU membentuk lembaga baru, Lembaga Penanganan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) yang secara khusus akan bekerja menangani isu yang terkait dengan bencana dan perubahan iklim, bagaimana latar belakang, visi serta upaya yang akan dilakukan lembaga ini, berikut wawancara NU Online dengan Avianto Muhtadi, ketua LPBINU.
Jumat, 09/04/2010 19:06
Sektor ekonomi menjadi bagian penting dari awal berdirinya NU melalui Nahdlatut Tujjar, sayangnya belakangan ini, sektor ekonomi kurang mendapat sentuhan maksimal, padahal banyak sekali para pelaku ekonomi yang terus tumbuh dan berkembang di masyarakat.
Salah satu pelaku ekonomi NU yang sukses diantaranya adalah H Muhammad Hilmy, presiden direktur PT Mubarokfood Cipta Delicia, yang memproduksi Jenang Mubarok di Kudus, yang kini usahanya sudah berusia satu abad.
Selasa, 16/03/2010 15:20
PROFIL KANDIDAT
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Masdar Farid Mas’udi menekankan pentingya menunjukkan eksistensi NU melalui simbol. Misalnya, dengan memasang lambang NU di rumah, di pesantren, madrasah, sekolah, atau di masjid yang didirikan dan dikelola warga NU. Ia menekankan pentingnya penguatan basis keorganisasian di dalam, agar dihargai oleh dunia luar. Program utama yang perlu dijalankan oleh NU adalah program di bidang sosial, pemberdayaan ekonomi, pendidikan dan juga kesehatan lingkungan. NU perlu mengarahkan pandangannya ke bawah, kepada umat. Berikut wawancara lengkap NU Online dengan KH Masdar Farid Mas’udi yang juga salah seorang kandidat ketua umum PBNU dalam Muktamar ke-32 di Makassar.
Kalau terpilih sebagai ketua umum PBNU apa yang pertama kali Pak Masdar lakukan?
Kalau terpilih sebagai ketua umum PBNU apa yang pertama kali Pak Masdar lakukan?
Senin, 08/03/2010 20:44
PROFIL KANDIDAT
H Slamet Effendy Yusuf pada tahun 1980-an punya andil dalam memelopori kembalinya NU ke Khittah 1926. Bersama Gus Dur dan sahabat-sahabatnya, ia telah mewujudkan NU baru.
Kini, ia menyatakan dirinya siap memimpin Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ke depan jika dipilih dalam Muktamar 2010. Sebagai mantan Ketua Gerakan Pemuda Ansor selama dua periode dan selama bertahun-tahun malang-melintang di dunia organisasi, ia optimis bisa menjadi pemimpin organisasai besar dan berskala nasional seperti Nahdlatul Ulama.
Berikut wawancara NU Online dengan H Slamet Effendy Yusuf:
Kini, ia menyatakan dirinya siap memimpin Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ke depan jika dipilih dalam Muktamar 2010. Sebagai mantan Ketua Gerakan Pemuda Ansor selama dua periode dan selama bertahun-tahun malang-melintang di dunia organisasi, ia optimis bisa menjadi pemimpin organisasai besar dan berskala nasional seperti Nahdlatul Ulama.
Berikut wawancara NU Online dengan H Slamet Effendy Yusuf:
Jumat, 05/03/2010 17:39
PROFIL KANDIDAT
Nahdlatul Ulama beserta berbagai perangkatnya harus kembali kembali ke pondok pesantren. Perhatian NU yang selama ini terkuras ke dunia politik harus diarahkan kembali kepada basisnya di pesantren.
Demikian antara lain kutipan wawancara NU dengan Prof DR KH Said Aqil Siradj, salah seorang kandidat ketua umum PBNU. Berikut ini adalah wawancara singkat NU Online dengan Kang Said, panggilan akrab Said Aqil Siradj, tentang pesantren dan beberapa agenda yang dicanangkannya jika terpilih sebagai ketua umum PBNU periode mendatang. Di bawah ini juga disertakan riwayat singkat Kang Said.
Demikian antara lain kutipan wawancara NU dengan Prof DR KH Said Aqil Siradj, salah seorang kandidat ketua umum PBNU. Berikut ini adalah wawancara singkat NU Online dengan Kang Said, panggilan akrab Said Aqil Siradj, tentang pesantren dan beberapa agenda yang dicanangkannya jika terpilih sebagai ketua umum PBNU periode mendatang. Di bawah ini juga disertakan riwayat singkat Kang Said.
Kamis, 04/03/2010 17:25
PROFIL KANDIDAT
KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah) adalah salah seorang tokoh NU yang telah lama dikenal sebagai sosok yang idealis dan memiliki komitmen tinggi untuk memajukan NU ke depan. Tokoh yang kini dipercaya sebagai pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang ini banyak di sebut-sebut sebagai salah satu calon kuat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Muktamar ke-32 NU di Makassar, akhir Bulan ini.
Kepada NU Online yang berkunjung di kediamannya di bilangan Kebayoran Baru Jakarta Selatan, cucu pendiri NU KH Hasyim Asy'ari ini memaparkan visi dan misinya untuk memajukan NU. Berikut adalah cuplikannya:
Bagaimana pandangan Bapak mengenai Nahdlatul Ulama (NU)?
Kepada NU Online yang berkunjung di kediamannya di bilangan Kebayoran Baru Jakarta Selatan, cucu pendiri NU KH Hasyim Asy'ari ini memaparkan visi dan misinya untuk memajukan NU. Berikut adalah cuplikannya:
Bagaimana pandangan Bapak mengenai Nahdlatul Ulama (NU)?
Senin, 01/03/2010 12:26
PROFIL KANDIDAT
H Ahmad Bagdja merupakan tokoh senior NU yang telah makan asam-garam perjalanan panjang NU. Ia merupakan sosok yang tekun menangani pernik-pernik urusan keorganisasian yang kadangkala tak menjadi perhatian orang lain. Wacana penguatan syuriyah dan peran ketua umum sebagai manajer membuat sosoknya dianggap sebagai orang yang tepat menduduki posisi ketua umum tanfidziyah yang nantinya melaksanakan tugas dan kebijakan syuriyah NU. Ia sendiri menegaskan, siap memimpin NU jika NU berubah.
“Saya berani mencalonkan diri sebagai ketua umum kalau kondisi dan situasinya, imamnya adalah syuriyah. Kalau itu, saya mau, tetapi kalau seperti yang lama, seperti pak Hasyim atau Gus Dur, itu bukan wilayah saya” demikian salah satu kutipan pernyataannya saat wawancara dengan NU Online.
“Saya berani mencalonkan diri sebagai ketua umum kalau kondisi dan situasinya, imamnya adalah syuriyah. Kalau itu, saya mau, tetapi kalau seperti yang lama, seperti pak Hasyim atau Gus Dur, itu bukan wilayah saya” demikian salah satu kutipan pernyataannya saat wawancara dengan NU Online.
Ubudiyah
Jumat, 24/05/2013 09:42
Demikianlah Allah swt mensyariatkan gerakan shalat melalui Rasulullah saw. Sebagaimana dalam hadits yang popular shallu kama roaitumuni ushalli (shalatlah...
Jumat, 17/05/2013 08:00
Masih umum kita temukan di lingkungan masyarakat awam adanya kepercayaan yang tidak sejalan dengan syariah. Terutama kepercayaan memantang (meninggalkan)...
Syariah
Rabu, 22/05/2013 17:00
Jarang orang berpikir mengenai fungsi jari-jari tangannya. Seolah dibiarkan bergerak begitu saja. Padahal kita dapat memanfaatkannya sebagai pendulang...
Rabu, 15/05/2013 14:00
Apakah Rasulullah saw sudah mengerjakan shalat sebelum diperintahkan (diwajibkan) ketika Isra’ miraj? Jika sudah mengerjakan shalat, bagaimana bentuk...
Hikmah
Selasa, 21/05/2013 12:01
Saat berada di Mekkah, Imam Junaid al-Baghdadi pernah menghampiri seorang tukang pangkas rambut. Ia menyaksikan tukang pangkas rambut itu sedang mencukur...
Selasa, 14/05/2013 11:02
Di atas padang pasir yang tandus seorang perempuan berusia nenek-nenek tampak sedang berjalan sendirian. Beban berat tergambar jelas di pundaknya. Sengatan...
Taushiyah
Rabu, 01/05/2013 14:45
KH SAID AQIL SIROJ
بِسْمِ الله، الْحَمْدُ ِلله، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِّدِنَا...
Jumat, 05/04/2013 06:03
PIDATO KEBUDAYAAN
"Tiadakah engkau lihat bagaimana Allah menciptakan metafora tentang 'kalimat yang baik' sebagaimana 'pohon yang baik', akarnya kuat (terhunjam) dan cabangnya...
Khotbah
Kamis, 16/05/2013 12:01
KHOTBAH JUMAT
Rasulullah saw pernah bersabda قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ثَلاثٌ مُهْلِكَاتٌ شُحٌّ مُطَاعٌ ، وَهَوًى مُتَّبَعٌ ، وَإِعْجَابُ الْمَرْءِ بنفْسِهِ “Tiga perkara yang merusak yaitu, menuruti kebakhilan, mengikuti hawa nafsu dan megagumi diri sendiri”. Sesungguhnya ketiga perkara itu adalah urusan bathiniyah tetapi jika dibiarkan ketiganya dapat merusak urusan lahiriyah, mulai dari merusak tatanan keluarga, budaya hingga tataran ekonomi.
Kamis, 09/05/2013 09:00
KHOTBAH JUMAT
Rasulullah saw pernah bersabda “Walaupun engkau shalat sampai bungkuk, dan puasa sampai kurus seperti tali tampar, semua itu tidaklah diterima Allah swt tanpa wira’i”. Mengapa konsep wira’i demikian penting? Karena konsep itulah yang dapat menyelamatkan bangsa dan negeri ini dari kebangkrutan.
Space Iklan
225 x 180 Pixel
225 x 180 Pixel
Space Iklan
625 x 100 Pixel
625 x 100 Pixel











Pref

