::: Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un... Sekretaris Jenderal PBNU periode 1999-2004 H. Muhyiddin Arubusman meninggal dunia di Rumah Sakit Tebet, Jakarta pada Senin malam (10/4)::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Lukisan Kiai NU dari Hadratussyekh hingga Kiai Said Dipamerkan

Lukisan Kiai NU dari Hadratussyekh hingga Kiai Said Dipamerkan

Menurut alumnus Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya dan Al-Azhar Kairo itu, melalui lukisannya ia ingin mengajak khalayak meneladani kiai-kiai yang dilukisnya.”Kita ingat Mbah Lim (KH Rifai Muslim Imampura, salah seorang kiai yang dilukisnya, red.) adalah orang yang penuh kasih terhadao fuqara (fakir miskin),” jelasnya. 

Baca Juga
Lukisan Kiai NU dari Hadratussyekh hingga Kiai Said Dipamerkan
Jumat, 28/04/2017 23:06Nasional

Lukisan Kiai NU dari Hadratussyekh hingga Kiai Said Dipamerkan

Menurut alumnus Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya dan Al-Azhar Kairo itu, melalui lukisannya ia ingin mengajak khalayak meneladani kiai-kiai yang dilukisnya.”Kita ingat Mbah Lim (KH Rifai Muslim Imampura, salah seorang kiai yang dilukisnya, red.) adalah orang yang penuh kasih terhadao fuqara (fakir miskin),” jelasnya. 

Berita Terkait
GP Ansor: Berdirinya NKRI Telah Sesuai dengan Syariat Agama
Jumat, 28/04/2017 22:00Nasional

GP Ansor: Berdirinya NKRI Telah Sesuai dengan Syariat Agama

Terwujudnya NKRI harus dibayar dengan harga mahal di atas tetesan darah kader-kader bangsa ulama terdahulu kita. Yang salah satunya diabadikan dengan hari santri 22 Oktober yang merupakan awal Resolusi Jihad.
Membaca Kekecewaan Jokowi pada Raja Saudi
Jumat, 28/04/2017 21:49Risalah Redaksi

Membaca Kekecewaan Jokowi pada Raja Saudi

Lho, ternyata Saudi lebih memilih menanamkan uangnya kepada China daripada Indonesia yang sesama Muslim. Inilah yang tak banyak disadari oleh sebagian Muslim Indonesia yang menempatkan Saudi sebagai patron, sebagai bentuk ideal dalam berislam. 
Terkini
Lukisan Kiai NU dari Hadratussyekh hingga Kiai Said Dipamerkan

Lukisan Kiai NU dari Hadratussyekh hingga Kiai Said Dipamerkan

Menurut alumnus Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya dan Al-Azhar Kairo itu, melalui lukisannya ia ingin mengajak khalayak meneladani kiai-kiai yang dilukisnya.”Kita ingat Mbah Lim (KH Rifai Muslim Imampura, salah seorang kiai yang dilukisnya, red.) adalah orang yang penuh kasih terhadao fuqara (fakir miskin),” jelasnya.