::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Tim NU Peduli Bangun Posko di Banten dan Lampung usai Tsunami

Ahad, 23 Desember 2018 17:15 Nasional

Bagikan

Tim NU Peduli Bangun Posko di Banten dan Lampung usai Tsunami
Jakarta, NU Online
Ketua LAZISNU Ustadz Ahmad Sudrajat (Ajat) mengabarkan bahwa Tim Peduli NU telah bergerak ke lokasi bencana di kawasan Pandegelang, Banten dan Kabupaten Pesawaran, Lampung, Ahad (23/12) siang. Mereka akan membuat posko dua lokasi terdampak tsunami.

“Sudah meluncur ke lokasi dan akan membuat posko di Banten dan Lampung,” kata Ajat kepada NU Online, Ahad (23/12).

Tim gabungan NU Peduli terdiri atas Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU), LAZISNU, Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU), Banser, dan Pagar Nusa.

Mereka akan melakukan penyisiran dan evakuasi terhadap penyintas terdampak tsunami.

Tim NU Peduli telah berkoordinasi dengan pengurus NU setempat. Mereka meminta data terkini titik-titik terparah dampak gelombang tsunami untuk menempatkan posko bantuan di lokasi terdekat.

“Kalau bisa ada dari NU Online yang ke lokasi. Tadi di PBNU, tim sudah menyiapkan semua logistik,” kata Ajat.

Ia juga menunjukkan beberapa foto lokasi terdampak tsunami di Kecamatan Punduh Pidada Kabupaten  Pesawaran, Lampung bagian selatan.

“Ini foto dikirim oleh Ranting NU Desa Pulau Legundi, Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Kita juga akan membuka donasi untuk bencana tsunami ini,” kata Ajat.

Sebagaimana diketahui, Pusat Data Informasi dan Humas BNPB mengeluarkan rilis bahwa di Kabupaten Pandeglang tercatat 33 orang meninggal dunia, 491 orang luka-luka, 400 unit rumah rusak berat, sembilan hotel rusak berat, dan 10 kapal rusak berat.

Daerah yang terdampak adalah permukiman dan kawasan wisata di sepanjang Pantai seperti Pantai Tanjung Lesung, Sumur, Teluk Lada, Penimbang, dan Carita. Saat kejadian banyak wisatawan berkunjung di pantai sepanjang Pandeglang.

Di Lampung Selatan, tujuh orang meninggal dunia, 89 orang luka-luka dan 30 unit rumah rusak berat. Sedangkan di Serang tercatat tiga orang meninggal dunia, 4 orang luka-luka dan 2 orang hilang. (Alhafiz K)