::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Habib Luthfi Dijadwalkan Hadiri Musyawarah Idaroh VI JATMAN Lampung

Jumat, 11 Januari 2019 22:30 Daerah

Bagikan

Habib Luthfi Dijadwalkan Hadiri Musyawarah Idaroh VI JATMAN Lampung
Bandarlampung, NU Online
Jam'iyyah Ahlit Thariqah Al Mu'tabarah An Nahdliyyah (JATMAN) Provinsi Lampung akan mengelar Musyawarah Idaroh Wustho Jatman VI di komplek Pesantren Sunan Jati Agung Kabupaten Pringsewu.

Rais Aam JATMAN, Maulana Habib Muhammad Luthfi bin Yahya dari Pekalongan, Jawa Tengah dijadwalkan hadir dan membuka acara yang akan dilaksanakan selama dua hari pada Selasa dan Rabu, (22-23/1) bertepatan 16 dan 17 Jumadil Awwal 1440 H.

Sekretaris Pelaksana, Kiai M. Syamsuddin Abas mengatakan, musyawarah yang akan diikuti oleh Idaroh Syu'biyyah JATMAN dari 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung ini mengangkat tema besar Dengan Berthariqah Mempererat Ukhuwah Islamiyah, Wathaniyah, dan Ukhuwah Insaniyah.

“Musyawarah ini menjadi forum untuk evaluasi program kerja kepengurusan yang lalu dan merancang kembali program kepengurusan berikutnya,” katanya dihubungi NU Online, Jumat (11/1).
 
Musyawarah tersebut lanjutnya, akan diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan diantaranya dialog kebangsaan bersama para tokoh JATMAN dan pejabat di Provinsi Lampung.

“Sesi pertama dialog bersama Mudir 'Aam Idarah Aliyah JATMAN  mengangkat tema Peran Thariqah dalam Tegaknya NKRI, sesi kedua Kapolda dan Korem Garuda Hitam Lampung dengan Tema Peranan Thariqah  dalam Menciptakan Keamanan Masyarakat yang Majemuk,” jelasnya.
 
Selain diisi dengan dialog kebangsaan, kegiatan juga akan diwarnai dengan berbagai sidang komisi di antaranya komisi bahtsul masail, program kerja dan organisasi, muslimat wathanah, matan, dan sidang lainnya. (Akhmad Syarief Kurniawan/Muhammad Faizin)