::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Buat Veve dan Ayahnya, Cacian Justru Tambah Semangat dalam Ber-NU

Jumat, 01 Februari 2019 13:00 Nasional

Bagikan

Buat Veve dan Ayahnya, Cacian Justru Tambah Semangat dalam Ber-NU
Veve Zulfikar dan ayahnya, Miqdad Zulfikar

Jakarta, NU Online
Beberapa waktu lalu, pelantun shalawat Veve Zulfikar dan ayahnya, Miqdad Zulfikar, mendapat caci maki di media sosialnya. 'Serangan' demikian, menurut mereka, merupakan hal biasa saja. Bahkan Veve merasa lebih semangat dengan adanya caci maki yang mengarah padanya itu.

"Nggak apa-apa lah monggo kalau mau ngebuli, justru itu malah bikin Veve semangat," kata Veve saat ditemui NU Online usai melantunkan shalawat di acara Konsolidasi Organisasi Jelang Satu Abad NU di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Kamis (31/1).

Pasalnya, artis yang masih duduk di bangku SMP ini ingin menunjukkan dirinya. Jadi, menurutnya, makian sekeras apapun yang datang kepadanya akan percuma saja. Ia menganggapnya sebagai hal biasa, bahkan menjadi penyemangat.

Sementara itu, Zulfikar, ayah Veve, juga menganggapnya sama, biasa saja. Baginya, itu bumbu media sosial. "Itu bumbunya medsos. Anggaplah itu pembersihan dosa," kata qari internasional itu.

Cacian karena tahu Zulfikar dan putrinya merupakan orang NU tak membuat keduanya luntur akan ke-NU-annya. Sebab, keluarga asal Jawa Timur ini memang Nahdliyin dari leluhurnya.

"Ya memang saya orang NU. Lahir di NU. Hidup di kalangan Nahdliyin. Bagaimanapun juga itu sudah ruh kami," katanya.

Di harlah ke-93 NU ini, mereka berharap warga NU dapat lebih solid lagi demi jam'iyyah ini.

"Solid karena kita yang memiliki Aswaja yang tidak perlu diragukan lagi, nasionalismenya luar biasa mempertahankan negeri. Kuat solid bareng bersama demi jam'iyyah kita," pungkas Zulfikar. (Syakir NF/Muhammad Faizin)