::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Ketua NU Lampung: Pemimpin Itu Seperti Pilot

Kamis, 14 Februari 2019 14:28 Daerah

Bagikan

Ketua NU Lampung: Pemimpin Itu Seperti Pilot
Ketua PWNU Lampung KH Mohammad Mukri
Cirebon, NU Online
Ketua Tanfidzyiyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Lampung KH Mohammad Mukri mengibaratkan seorang pemimpin adalah sosok yang berperan penting seperti seorang pilot.

Disaat akan menerbangkan pesawat, sang pilot mengkomunkasikan kepada seluruh penumpang pesawat bahwa pesawat akan menuju tujuan tertentu. Ia juga memberitahu apa yang mesti dilakukan oleh para penumpang dan sikap seperti apa yang harus dilakukan oleh para kru dan penumpangnya.

"Pada saat take off (terbang) semua penumpang harus siaga dan mengikuti apa yang diminta oleh pilot," kata pria yang juga Rektor UIN Raden Intan Lampung ini saat hadir pada Rapat Kerja Pimpinan IAIN Cirebon, Jawa Barat, Rabu (13/2).

Profesor Ilmu Ushul Fiqih ini melanjutkan bahwa seorang pemimpin juga harus mampu mengkomunikasikan visinya kepada seluruh elemen yang ada dibawahnya dan mampu menjelaskan serta mengarahkan menuju visi yang ditetapkan.

Ia pun menggunakan metode ini dalam memimpin UIN Raden Intan Lampung dan juga Nahdlatul Ulama serta saat ia menjadi ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Lampung.

Pria yang akrab disapa Prof Mukri ini pun mengisahkan pengalamannya dalam memimpin transformasi UIN Raden Intan Lampung yang dulunya merupakan IAIN Raden Intan Lampung.

Ia telah berhasil mentransformasikan IAIN Raden Intan Lampung mulai dari jumlah awal mahasiswanya di bawah 3000 orang sampai dengan saat ini menjadi UIN dengan jumlah hampir 30 ribu mahasiswa.

Selain seperti pilot, kesuksesannya memimpin UIN Raden Intan Lampung adalah dengan tiga prinsip yakni uswatun hasanah (keteladanan), kesamaan visi dan manajemen ilahi (basiran wa nadhiran).

"Saya ini Ketua Tanfidziyah PWNU Lampung, tapi lihat di kampus UIN Lampung yang sangat bersih, asri, ramah lingkungan dan nyaman. Stigma negatif soal NU saya balik semua di UIN Lampung. Uswatun hasanah itu dimulai dari hal-hal kecil yang bisa dilihat dan dirasakan langsung," kata Prof Mukri.

Sementara manajemen ilahi yang ia terapkan memiliki artian pemimpin harus memberi basyiran (kabar gembira), hope (harapan) serta nadhiran (peringatan) kepada yang dipimpinnya.

"Kalau anda melakukan kinerja yang baik anda akan memperoleh reward (hadiah)tetapi kalau kinerjanya nggak baik, maka akan mendapat punishment (hukuman)," pungkas Alumni Pesantren Langitan ini. (Red: Muhammad Faizin)