::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Lembaga Pendidikan Muslimat Mojowarno Wajibkan Belajar Aswaja

Ahad, 17 Februari 2019 09:00 Daerah

Bagikan

Lembaga Pendidikan Muslimat Mojowarno Wajibkan Belajar Aswaja
Musyawarah IGTKM Mojowarno, Jombang
Jombang, NU Online
Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Muslimat (IGTKM) Anak Cabang Muslimat Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur bersepakat menambah materi Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) an-Nahdliyah di masing-masing lembaga yang dikelolanya.

Materi Aswaja tersebut secara khusus nantinya menjadi salah satu materi muatan lokal (Mulok) di setiap lembaga, mulai dari PAUD atau kelompok bermain hingga TK dan RA Muslimat.

Kesepakatan Aswaja menjadi materi mulok muncul kala IGTKM Anak Cabang Muslimat Mojowarno melakukan pertemuan di TK Darul Faizin1 1 Catak Gayam dalam rangka penguatan Aswaja usia dini, Sabtu (16/2).

"Menghadapi tahun ajaran 2019-2020 untuk penguatan Aswaja sejak dini mulai dari PAUD, dimasukkan kurikulum muatan lokal di KB, TK, RA Muslimat Mojowarno," kata salah seorang Pengurus Muslimat Mojowarno, Hj Mas'adah.

Selanjutnya, masing-masing lembaga akan menyiapkan buku Aswaja yang nanti akan diajarkan kepada anak-anak. Buku-buku tersebut adalah sebagai acuan mereka untuk menguatkan tentang pemahaman Aswaja sejak dini. Dan materinya, kata dia, tentu disesuaikan dengan kebutuhan mereka di usianya yang masih tergolong anak-anak.

Hj Mas'adah menuturkan, anak-anak nantinya juga akan diwajibkan memiliki buku yang disiapkan lembaga itu. "Hasil kesepakatan IGTKM dan Muslimat juga diwajibkan pada semua lembaga KB, RA dan TK Muslimat diwajibkan semua anak didik untuk membeli buku Aswaja," ucapnya.

Dengan demikian, paparnya, pemahaman terkait Aswaja bisa ditularkan kepada masyarakat luas sejak usia dini. Dan apabila sudah menginjak pada usia remaja pemahaman keaswajaan mereka sudah mulai matang. (Syamsul Arifin/Muiz)