::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Bawaslu Gandeng Ansor Lombok Tengah Deklarasi Pemilu Damai

Senin, 11 Maret 2019 10:00 Daerah

Bagikan

Bawaslu Gandeng Ansor Lombok Tengah Deklarasi Pemilu Damai
Bawaslu dan Ansor Lombok Tengah gelar deklarasi pemilu damai
Lombok Tengah, NU Online
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor adakan Deklarasi Pemilu Damai dan bermartabat di di Alun-alun Tastura Kota Praya, Ahad (10/3).

Deklarasi pemilu damai dan bermartabat dirasa penting untuk terus dikampanyekan karena melihat perdebatan masyarakat yang amat intens dan menjurus ke pergesekan dan juga dengan adanya berbagai potensi pelanggaran yang bisa saja terjadi.

Ketua PC GP Ansor Lombok Tengah Wahyu Satriadi mengatakan, potensi gesekan bisa saja terjadi jika melihat intesitas perdebatan masyarakat. Perdebatan itu tidak hanya terjadi secara langsung di ruang terbuka tetapi di medsos porsinya jauh lebih besar.

"Potensi pelanggaran juga sangat dimungkinkan terjadi dengan berbagai bentuk dan cara," ujarnya.

Pihaknya menilai,kegiatan deklarasi sebagai bukti  bahwa Ansor Lombok Tengah ingin melibatkan diri dan berada di garda terdepan dalam mengkampanyekan pemilu damai dan bermartabat. "Ansor Lombok Tengah akan selalu hadir untuk terciptanya pemilu yang damai dan bermartabat," jelasnya.

Korordinator Divisi SDM Bawaslu Lombok Tengah Usman Faisal mengajak masyarakat untuk mewujudkan pemilu damai-bermartabat. Menurutnya,  masyarakat harus menghindari ujaran kebencian dan menyebarkan informasi hoaks. "Hoaks dan ujaran kebencian akan sangat merugikan dan mencedarai proses demokrasi kita," kata guru ngaji ini.

Usman mengingatkan kepada masyarakat, agar menolak politik uang dan politisasi SARA. "Politisasi SARA itu sangat membahayakan karena akan berdampak pada hubungan dan masa depan persatuan kita," imbuhnya. 

Usman juga menghimbau kepada setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) agar jangan sekali-kali ikut politik praktis. Undang-undang sudah mengatur ASN dan aparat sipil negara, jika berpolitik praktis ada resiko dan sanksinya.

Diakhir cara, Usman Faisal yang mewakili Bawaslu Lombok Tengah mengatakan bahwa Bawaslu Lombok Tengah bertekad dan berkomiten untuk melaksanakan pemilu sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

Kegiatan deklarasi pemilu damai yang dipimpin oleh Ketua GP Ansor Lombok Tengah diakhiri dengan pembacaan deklarasi bersama, dilanjutkan dengan serah terima bendera Bawaslu dari Bawaslu ke Ansor Lombok Tengah dan pembagian souvenir kepada masyarakat di sekitar alun-alun Tastura.

Selain Usman juga hadir anggota Bawaslu Lombok Tengah lainnya seperti Baiq Husnawati, Harun Azwari, beserta segenap staffnya. Acara tersebut juga dihadiri oleh Panwas kecamatan se-Lombok Tengah dan jajaran Pimpinan GP Ansor. (Hadi/Muiz)