::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Kemenag Gelar Halaqah Pengembangan Pendidikan Islam

Senin, 11 Maret 2019 17:10 Nasional

Bagikan

Kemenag Gelar Halaqah Pengembangan Pendidikan Islam
Menag dalam kegiatan HPPI (Foto: Kemenag)
Jakarta, NU Online
Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI menyelenggarakan Halaqah Pengembangan Pendidikan Islam (HAPPI) 2019 di Mercure Hotel Convention Ancol, Senin (11/3). Halaqah ini mengusung tajuk “Moderasi Beragama untuk Pendidikan Islam yang Maju dan Berbudaya”.

Menteri Agama H Lukman Hakim Saifuddin menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan cara pandang dalam mengembangkan pendidikan Islam di Indonesia.

“Kesamaan cara pandang itu menjadi syarat mutlak dalam menjalankan program-program yang sudah kita rancang, kita susun yang sudah dilengkapi anggaran sehingga pada tataran pelaksanaan ada kesamaan langkah,” ucapnya.

Menurutnya, pendidikan Islam sangat strategis di Indonesia karena selain pihaknya mendapatkan amanah oleh negara untuk mengelola kehidupan keagamaan di Indonesia, juga karena Indonesia merupakan negara yang islami dan mayoritas warga negaranya memeluk agama Islam.

Ia mengingatkan para peserta yang merupakan perwakilan dari Kementerian Agama tingkat kabupaten dan kota di Indonesia ini agar mampu menyelesaikan berbagai persoalan keagamaan yang terjadi di daerahnya masing-masing.

“Saudara-saudara lah yang di setiap kabupaten kota di seluruh tanah air yang paling menguasai, yang paling memahami bagaimana kehidupan keagamaan di masing-masing daerah saudara,” ucapnya.

Halaqah ini diselenggarakan selama dua hari, yakni 11-12 Maret 2019 dan diikuti oleh 650 peserta dari Kementerian Agama di tingkat kabupaten dan kota seluruh Indonesia. (Husni Sahal/Fathoni)