::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

IPNU-IPPNU Jombang Mulai Garap Tiga Program Strategis

Rabu, 13 Maret 2019 10:00 Daerah

Bagikan

IPNU-IPPNU Jombang Mulai Garap Tiga Program Strategis
foto: ilustrasi
Jombang, NU Online
Memasuki tahun kedua, yakni tahun 2019 ini Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU IPPNU) Jombang, Jawa Timur fokus terhadap 3 (tiga) program strategis, yaitu literasi pelajar, kemandirian, dan digitalisasi.

"Kalau di tahun pertama kita mengusung 3 core bussiness atau garapan utama yaitu administrasi, kaderisasi dan program inovasi. Pada tahun kedua kita mengusung literasi pelajar, kemandirian dan digitalisasi," kata Ketua PC IPNU Jombang, Muhammad Ishomudin Haidar, kepada NU Online Selasa (12/3).

Ia menyebut, tiga program tersebut merupakan program yang sesuai dengan perkembangan zaman. Tentu, kata dia masing-masing pengurus harus pintar-pintar berinovasi dan berkolaborasi untuk bisa memaksimalkan program tersebut.

"Ini merupakan strategi yang akan kita lakukan agar bisa survive di era seperti ini. Kita juga menetapkan jargon semangat berinovasi dan semangat berkolaborasi," imbuh dia.

Pria yang kerap disapa Haidar ini kemudian menjelaskan masing-masing program strategisnya. Menurut pandangannya, tiga program itu saling berkaitan dan sama-sama dibutuhkan pelajar saat ini. Misalkan di dunia literasi, pelajar memang dituntut untuk melek literasi di tengah perkembangan teknologi dan informasi yang sudah tidak bisa dibendung.

"Literasi Pelajar, ini sebagai ikhtiar kita untuk membumikan literasi pada pelajar," jelas mantan Ketua PAC Mojowarno, Jombang ini.

Lalu program kemandirian, timpal dia, juga tak bisa dipisahkan dengan arus perkembangan di segala aspek. Pelajar NU khususnya menurut dia, perlu meresponnya dengan kemampuan-kemampuan yang dimiliki, seperti kemampuan enterpreneur dan seterusnya.

"Pada aspek program kemandirian, bagaimana nanti setiap pelajar mampu untuk mandiri serta mempunyai skill enterpreneur," ucapnya.

Kemudian pada program digitalisasi adalah merupakan respon pelajar NU akan revolusi industri 4.0. "Tiga garapan program itu juga sudah kita tuangkan pada Rapat Kerja Cabang (Rakercab) ke-2 di PP Al-Kautsar Pasuruan pada tanggal 23-24 Februari 2019 lalu," pungkasnya. (Syamsul Arifin/Muiz)