::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

NU Bojong Perkuat Peran Pemberdayaan Umat

Selasa, 26 Maret 2019 04:00 Daerah

Bagikan

NU Bojong Perkuat Peran Pemberdayaan Umat
Pengurus ranting NU Bojong, Bogor.
Bogor, NU Online
Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Bojong, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat terus memperkuat konsolidasi organisasi dalam memberdayaan umat.

Ketua Tanfidziyah NU Ranting Desa Bojong, Darmawan mengatakan Nahdliyin setempat memerlukan banyak sentuhan dan pendampingan dalam banyak aspek. "NU Ranting Desa Bojong hadir untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat, baik pada bidang keagamaan maupun bidang sosial ekonomi," kata Darmawan, Ahad (24/3).

Pengurus Ranting NU Desa Bojong dilantik secara serentak dengan delapan ranting desa atau kelurahan se-Kecamatan Kemang pada Sabtu, 9 Maret 2019 di Balai Desa Tegal. Pelantikan dirangkai dengan peringatan Harlah NU ke-96.

Kendati baru dua pekan dilantik, NU Ranting Desa Bojong sudah menggeliat dan mulai menggagas sejumlah langkah dalam memberdayakan masyarakat. Pada Ahad (16/3), NU Ranting Desa Bojong menggelar pertemuan di Pesantren Tarbiyatul Mubtadiin. Puluhan kiai, muallim dan tokoh masyarakat hadir.

Sejumlah tokoh yang hadir, yakni ulama Desa Bojong, Kiai Mad Rofi; Ketua MUI Desa Bojong, Kiai Yeyep Abu Bakar; aktivis muda NU Kabupaten Bogor, Ahmad Fahir; Ketua DKM Baiturrohmah, Ating; Ketua RW 7, Agus; Amil Ochim; aktivis sosial, Ja'far; praktisi media, Ahmadi; Ketua RW Zulkifli, dan puluhan tokoh lainnya.

"Alhamdulillah, animo ulama, tokoh masyarakat dan aktivis muda Desa Bojong untuk memperkuat NU sangat tinggi. Ini sebagai modal besar untuk memberdayakan jama'ah dan jam'iyah," tegas Darmawan.

Rais Syuriah PRNU Desa Bojong, Kiai Yeyep Abu Bakar mengemukakan, secara kultural pada umumnya warga Bojong berfaham Ahlussunnah wal Jamaah ala NU. Hanya saja secara jamiyah NU perlu memperkuat eksistensi dan peran, agar masyarakat setempat merasakan manfaat kehadiran NU.

"Kehadiran NU sangat diterima warga Desa Bojong, karena faktor faham ahlussunnah waljamaah," terang Yeyep.

Guna memperkokoh peran NU Ranting Desa Bojong dalam memberdayakan umat, lanjut Yeyep, pihaknya akan menggelar lailatul ijtma alias pertemuan secara rutin setiap pekan. "Secara bertahap kami akan menyentuh bidang keagamaan, pendidikan, ekonomi, pertanian, hingga milenial," beber Yeyep.

Untuk itu, pada Selasa (26/3), PRNU Desa Bojong akan menggelar pertemuan untuk melaksanakan istigotsah peringatan Harlah ke-96 NU dan pengukuhan pengurus lembaga. (Red: Kendi Setiawan)