::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

PBNU Sampaikan Pesan Idul Fitri: Jadikan Masa Lalu sebagai Pelajaran

Selasa, 04 Juni 2019 18:15 Nasional

Bagikan

PBNU Sampaikan Pesan Idul Fitri: Jadikan Masa Lalu sebagai Pelajaran
Ketum PBNU, KH Said Aqil Siroj
Jakarta, NU Online
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj, menyampaikan selamat hari raya Idul Fitri kepada seluruh Muslimin dan Muslimat. Ditemui NU Online  di ruang kerjanya, kantor PBNU,  Selasa (4/6) petang dirinya memberikan ucapan dan nasihat.

Assalāmu’alaikum warahmatullāhi wabarakātuh. Bimunāsabati hulūli ‘iedil fitril mubārak sanata 1440 hijriyah, naqūlu lakum ja’alnallāhu lakum minal ‘āidin wal fāizin, taqabbalallāhu minna wa minkum ajma’in, kulla ‘āmin wa antum bikhair,” buka Kiai Said, dalam bahasa Arab.

Beliau melanjutkan dalam bahasa Indonesia. “Saya atas nama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama mengucapkan: Selamat Idul Fitri MubaraK tahun 1440 Hijriyah. Semoga, amal ibadah puasa kita  dan semua ibadah selama bulan Ramadhan diterima oleh Allah sebagai amal shālih, yang menjadikan kita hamba-hamba yang bertakwa kepada Allah. Dan semoga ke depan kita lebih berkualitas lagi, lebih bersemangat lagi dalam ibadah, dalam berbakti kepada agama, bangsa, dan negara,” harapnya.

Tak hanya itu. Kiai yang kerap kali diminta membimbing nonmuslim menjadi mualaf ini pun mengajak kita semua untuk ber-muqaarabah.

“Mari kita jadikan masa lalu sebagai pelajaran yang bisa dijadikan pijakan untuk semakin meningkatkan karakter kita, kepribadian kita di masa mendatang. Itu namanya: muraaqabah. Ke depan, harus lebih baik daripada yang sudah lewat. Kulla ‘āmin wa antum bikhair. Mohon maaf lahir batin. Wassalāmu’alaikum warahmatullāhi wabarakātuh,” pungkasnya. (Ahmad Naufa/Muiz)