::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Pesan Gus Yahya kepada 5 Mualaf Jepang

Senin, 24 Juni 2019 21:45 Nasional

Bagikan

Pesan Gus Yahya kepada 5 Mualaf Jepang
Jakarta, NU Online
Katib 'Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf berpesan kepada lima warga Jepang yang baru saja masuk Islam agar ikut membantu membangun hubungan yang baik dengan masyarakat di negaranya.

"Kita harus menunjukkan bahwa Islam hadir bukan hanya untuk umat Islam saja, tetapi untuk seluruh umat manusia," kata pria yang akrab disapa Gus Yahya ini, Senin (24/6).

Menurut Gus Yahya, dengan cara itu, pandangan non-Muslim terhadap Islam menjadi hilang. Sebab Islam sendiri menentang radikalisme dan terorisme. Sebaliknya, ajaran Islam berisi kebaikan untuk seluruh kemanusiaan dan membangun peradaban yang lebih baik untuk seluruh umat manusia.

Sementara Sekretaris Jenderal PBNU H Helmy Faishal Zaini menyatakan bahwa dengan banyak orang yang masuk Islam melalui NU menunjukkan bahwa dakwah Islam ala NU diterima oleh masyarakat dunia.

"Ini corak dakwah Islam menjadi kerinduan bukan hanya di Nusantara, bahkan dunia," kata Helmy.

Helmy lantas mengemukakan bahwa NU telah menyebar ke banyak negara. Tak kurang dari 31 PCINU berdiri di luar negeri, seperti di Autralia, Jerman, Hong Kong, Belanda, dan Jepang.

Sebelumnya, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj membimbing lima warga negara Jepang membaca dua kalimat syahadat. Kelima orang itu kemudian diberi nama Sayyidah Kumiko Kojima, Abdullah Shinya Konishi, Aziz Shiro Miyake, Karim Shigeto Saito, dan Jabir Kazuhiro Yano.

Pada prosesi sakral itu, Ketua PBNU KH Abdul Manan Ghani dan Sekretaris Jenderal PBNU menjadi saksi. Sementara yang membaca doa, ialah Rais 'Aam PBNU KH Miftachul Akhyar. (Husni Sahal/Mahbib)