::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

KPU Tetapkan Jokowi-Ma'ruf Amin Presiden-Wapres 2019-2024

Ahad, 30 Juni 2019 17:15 Nasional

Bagikan

KPU Tetapkan Jokowi-Ma'ruf Amin Presiden-Wapres 2019-2024
Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin tiba di Gedung KPU, Ahad (30/6) sore.
Jakarta, NU Online
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menetapkan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024. Penetapan ini dilakukan dalam rapat pleno terbuka di Kantor KPU, Jakarta, Ahad (30/6) sore.

"Menetapkan pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih dalam pemilihan umum presiden dan wakil presiden tahun 2019 nomor urut 01 Joko Widodo dan dan KH Ma'ruf Amin," kata Ketua KPU RI Arief Budiman, sebagaimana diberitakan Kantor Berita Antara.

Arief membacakan perolehan suara masing-masing pasangan, yakni Jokowi-Ma'ruf memperoleh 85.607.362 suara atau 55,50 persen, sementara pasangan Prabowo-Sandiaga memperoleh 68.650.239 suara atau 44,50 persen.

Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin tiba di Gedung KPU pada pukul 15.50 WIB. Jokowi tampak mengenakan atasan berwarna putih dan celana hitam, sementara Ma'ruf Ami memakai atasan putih serta sarung berwarna hijau.

Sebelumnya diberitakan, Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj menegaskan bahwa Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin merupakan pemimpin seluruh rakyat. Hal ini ia sampaikan pasca Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan perselisihan hasil pemilihan presiden 2019, Kamis (27/6) malam.

"Joko Widodo-Ma'ruf Amin pemimpin nasional, presiden seluruh rakyat Indonesia, bukan hanya presiden kelompok tertentu tapi seluruh rakyat Indonesia di bawah pimpinan presiden Jokowi dan wakil presiden Ma'ruf Amin," ujar Kiai Said.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Tsaqafah Ciganjur, Jakarta Selatan ini mengajak kepada seluruh rakyat Indonesia, khususnya umat Islam untuk menunjukkan pada dunia bahwa demokrasi di Indonesia berjalan dengan baik dan dewasa.

"Kepada seluruh masyarakat Indonesia terutama umat Islam, mari kita tunjukkan pada dunia internasional bahwa kita umat Islam Indonesia sudah dewasa, sudah mengerti tentang berdemokrasi, berhasil menjalankan demokrasi dengan baik, dengan legowo dan bermartabat sehingga siapa pun pemenangnya itulah presiden kita, itulah wakil presiden kita," ujarnya. (Kendi Setiawan)