::: NU Online memasuki hari lahir ke-14 pada 11 Juli 2017. Semoga tambah berkah! ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Ini Kitab-Kitab Terjemahan Almarhum KH Ali As’ad

Jumat, 05 Februari 2016 13:02 Daerah

Bagikan

Ini Kitab-Kitab Terjemahan Almarhum KH Ali As’ad
KH Ali As'ad (baju putih) saat di tanah suci.
Yogyakarta, NU Online
Semasa hidupnya, Kiai Ali As’ad merupakan salah seorang kiai yang rajin menulis. Kegiatan kreatif tersebut dimulai sejak dirinya nyantri di Pesantren Krapyak Yogyakarta dan menjadi sekretaris pribadi Rais Aam PBNU KH Ali Maksum. Dialah santri yang sering mengetik khutbah Jum’at Kiai Ali Maksum. 

Selain itu, di bawah bimbingan Kiai Ali Maksum, dia merintis berdirinya Majalah Bangkit PWNU DIY bersama anak-anak muda NU Yogya lainnya dan menjadi Pimpinan Redaksi pertama kalinya. Dia juga mulai menerjemahkan beberapa kitab sejak masih mondok di Krapyak. 

Kegiatan tulis menulis tetap dilakukannya ketika dia tidak lagi nyantri di Pesantren Krapyak. Ada beberapa kitab terjemahan dan buku keagamaan yang berhasil ia tulis semasa hidupnya. Beberapa kitab terjemahan tersebut di antaranya adalah:

1. Terjemahan Alfiah Ibn Mali,  penerbit Sumbangsing Offset Yogyakarta tahun 1985.

2. Terjemahan Fathul Mu’in, penerbit Menara Kudus tahun 1979. Terjemahan tersebut menjadi terjemahaan kitab kuning ke dalam bahasa Indonesia terbesar yang pertama kali ada di Indonesia waktu itu dan hingga sekarang masih terbit.

3. Terjemahan Ta’limul Muta’alimin, penerbit Menara Kudus tahun 1978. Edisi baru tahun 2005.

4. Terjemahan Nashaihul Ibad (Nasehat Penghuni Dunia), penerbit Menara Kudus tahun 1983.

5. Terjemahan Kitab Al Hikam Ibn Attailah dengan judul Menyelami Samudra Hikmah Al Hikam, penerbit Menara Kudus tahun 2007. 

6. Tafsir Jalalain (Terjemah Gandul dan Indonesia), penerbit Kota Kembang Yogyakarta 1986.

7. Terjemahan Fathul Qarib dengan judul Taqrib Dalil yang dilengkapi dengan al-Qur’an dan hadis.

Selain beberapa kitab terjemahan tersebut, KH Ali As’ad juga menulis beberapa buku keagamaan, di antaranya adalah

1. Energi Robbani dalam Tahlilan (bacaan, terjemahan dan dalil tahlilan), penerbit LPQ Binaa Akhlaq tahun 2011

2. Makna Gelar Ngayogyakarta dan Gelar Sri Sultan

3. Al-Qur’an dan maknanya, penerbit LPQ Binaa Akhlaq tahun 2001

4. Al-Qur’am Pathok Nagari. Pethilan 1, 2, 3

5. Aswaja Hadiningrat dan Kaweruh Perlambangan. Kedua buku tersebut masih dalam proses. 

Itulah beberapa karya tulis yang pernah dihasilkan oleh KH Ali As’ad semasa hidupnya. Semoga generasi sekarang dan yang akan datang bisa meneruskan perjuangan Kiai Ali mensyiarkan agama Islam melalui dunia tulis-menulis. (Nur Rokhim/Fathoni)