::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Unjuk Kehadiran, Pemuda NU Riyadh Deklarasikan GP Ansor Nejd

Ahad, 07 Februari 2016 02:01 Internasional

Bagikan

Unjuk Kehadiran, Pemuda NU Riyadh Deklarasikan GP Ansor Nejd
Riyadh, NU Online
Tak berselang lama setelah keluar Surat Keputusan (SK) pengangkatan pengurus Majelis Musyawarah Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (MWCINU) Riyadh, semangat nahdliyin muda menggerakkan NU luar biasa. Mereka mengadakan pertemuan untuk mendeklarasikan GP Ansor Nejd.

Acara yang diadakan pada Kamis (4/2) ini bertepatan dengan harlah pertama grup Marawis Aswaja al-Banjari.

Anas Dliyaul Muqsith, mahasiswa Jami’ah al-Imam Muhammad ibn Sa’ud yang ditunjuk sebagai pemandu musyawarah mengatakan bahwa dengan adanya badan otonom GP Ansor, MWCINU akan lebih kuat, khususnya dalam menjaring dan mengadakan kegiatan-kegiatan bagi para pemuda.

Menurutnya, Warga Negara Indonesia (WNI) yang berumur produktif, yaitu antara 20-40 tahun memerlukan wadah yang lebih lentur dan inovatif. Di sinilah deklarasi GP Ansor menjadi penting. Karena ia mampu mengakomodir aspirasi pemuda Nahdliyin.

“Alasan memakai kata ‘Nejd’ bukan ‘Riyadh’ adalah karena Nejd mencakup wilayah Riyadh dan sekitarnya. Semisal al-Kharaj dan al-Qashim. Dengan demikian, Ansor bisa merangkul pemuda Nahdliyin yang tinggal di daerah tersebut,” kata Anas.

Selain perwakilan dewan syuriyah, tanfiziyah, dan tokoh-tokoh pemuda, hadir pula sejumlah mahasiswa NU yang kuliah di Jami’ah al-Imam Muhammad ibn Sa’ud dan Jami’ah Malik Sa’ud. (Irza A Syaddad/Alhafiz K)