Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, Hj Fatimah, ibunda Ketua PBNU H Imam Aziz, wafat Jumat (24/2) pukul 17.15 WIB di Pati, Jawa Tengah ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Banyak Fitnah tentang NU, Nahdliyin Diimbau Tak Terpancing

Senin, 15 Februari 2016 08:00 Daerah

Bagikan

Banyak Fitnah tentang NU, Nahdliyin Diimbau Tak Terpancing
Ketua PCNU Kota Malang KH Ishraqun Najah
Malang, NU Online
Menanggapi beberapa isu di media sosial seakan-akan menunjukkan bahwa NU telah terpecah dua, Ketua PCNU Kota Malang KH Ishraqun Najah mengimbau agar masyarakat tidak mudah terpancing. Ia menekankan agar warga NU tidak menelan mentah-mentah semua informasi di media sosial lantaran kurang bisa dipertanggungjawabkan.

“Siapa yang menulis di media sosial itu saya tidak tahu. Yang penting jika ada informasi tentang sesuatu haruslah kita klarifikasi,” kata putra Almarhum Kiai Masduqi Mahfudh ini.

“Dalam tradisi NU, tabayyun adalah budaya. Barang siapa yang mendapatkan sebuah informasi haruslah diklarifikasi,” katanya kepada NU Online saat ditemui di acara Seminar Nasional dan Bahtsul Masail Islam Nusantara, Sabtu (13/02).

Dalam acara yang diselenggarakan di Gedung Utama Rektorat Universitas Negeri Malang (UM) itu ia menyampaikan bahwa memang akhir-akhir ini banyak fitnah dan isu-isu tidak menyenangkan tentang NU. Nahdliyyin supaya tidak mudah terpancing. Bahkan terkadang mengatasnamakan seorang tokoh NU, padahal tidak.

“Beberapa waktu lalu ada SMS yang memberikan informasi tidak baik tentang NU dan mengatasnamakan Gus Najih Maimun. Tapi tadi setelah kami klarifikasi, ternyata tidak,” katanya. (Ahmad Nur Kholis/Mahbib)