::: NU Online memasuki hari lahir ke-14 pada 11 Juli 2017. Semoga tambah berkah! ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Bupati Buka Acara Rakercab LP Ma’arif Banjarnegara

Selasa, 16 Februari 2016 00:30 Daerah

Bagikan

Bupati Buka Acara Rakercab LP Ma’arif Banjarnegara
Banjarnegera, NU Online
Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan Ma’arif Kabupaten Banjarnegara mengadakan Rapat Kerja Cabang Tahun 2016 dengan mengusung tema “Mewujudkan Pendidikan yang Mandiri, Berkualitas dan Profesional dalam Bingkai Faham Islam Ahlussunah wal Jama’ah” pada Sabtu, 13 Februari 2016 bertempat di RM. Saung Bu Mansur.
 
Hadir dalam acara Rakercab LP Ma’arif ini, Sutedjo Slamet Utomo Bupati Banjarnegara, H Taufiq R. Abdullah DPR RI Fraksi PKB, beberapa anggota DPRD Kabupaten Banjarnegara dari Fraksi PKB, PW LP Ma’arif Jawa Tengah, Kepala Dikdikpora, Kepala Kemenag, Pengurus PCNU Kabupaten Banjarnegara beserta banomnya, PC Muslimat, Fatayat, Ansor, IPNU, dan IPPNU. 

“Rakercab ini adalah momentum yang sangat stategis untuk menyusun program kerja ke depan sehingga apa yang dicita-citakan sebagaimana dituangkan dalam tema Rakercab ini bisa tercapai,” kata Hendro Cahyono selaku ketua PC LP Ma’arif Kabupaten Banjarnegara dalam sambutannya.

Dia juga mengingatan bahwa dalam penyusunan program, harus jelas dan fokus, terukur, bisa tercapai, sesuai dengan NU dan Aswaja serta melihat waktu. Ia pun yakin bahwa program yang dicanangkan bisa tercapai asalkan segenap pengurus mempunyai loyalitas, komitmen dan dedikasi yang tinggi kepada lembaga disertai rasa yakin dan optimis. 

H Zahid Khasani selaku ketua PCNU Kabupaten Banjarnegara dalam sambutannya mengingatkan bahwa dalam raker ini harus bisa dipetakan potensi yang dimiliki dengan jelas demi kemajuan NU di Banjarnegara. Dia juga meminta kepada pihak Kemenag agar ijin operasional pendidikan untuk warga NU dimudahkan. 

“Besarnya NU itu tidak perlu ditakuti. Akan tetapi besarnya Gafatar dan aliran-aliran baru lah yang harus diwaspadai karena mengusung negara khilafah, sedangkan NU dan banomnya dari Muslimat, Fatayat dan Ansor selalu bersinergi dengan negara bahwa NKRI adalah harga mati,” katanya mengakhiri sambutanya. 

Acara yang dihadiri oleh semua kepala sekolah dan madrasah di bawah naungan LP Ma’arif ini mendapat apresiasi dari Bupati Banjarnegara. Ia menyadari bahwa pendidikan adalah hal yang sangat penting. Karena apapun kekeyaan yang dimiliki tanpa didukung dengan sumber daya manusia yang memadai maka semua itu tidak ada artinya. 

“Selamat atas terselenggaranya Rapat Kerja Cabang Lembaga Pendidikan Ma’arif Kabupaten Banjarnegara ini, semoga menelorkan program-program yang bisa meningkatkan kualitas pendidikan di Banjarnegara, khususnya pendidikan agama,” katanya mengakhiri sambutan yang dilanjutkan dengan memukul bedug untuk membuka acara. (Mad Solihin/Mukafi Niam)