::: Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un... Sekretaris Jenderal PBNU periode 1999-2004 H. Muhyiddin Arubusman meninggal dunia di Rumah Sakit Tebet, Jakarta pada Senin malam (10/4)::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Melawat ke Jepang, NU Jalin Kerja Sama Bidang Teknologi Perkapalan

Kamis, 18 Februari 2016 14:06 Internasional

Bagikan

Melawat ke Jepang, NU Jalin Kerja Sama Bidang Teknologi Perkapalan
Ketum PBNU di Jepang
Numazu, NU Online
Ketua Umum PBNU Prof Dr KH Said Aqil Siroj melakukan lawatan ke serangkaian kota di Jepang pada (13-17/2). Dalam lawatanyna tersebut Kang Said dijadwalkan menghadiri beberapa acara penting di Kota Numazu.

Dari pantauan NU Online, Kang Said tiba di Jepang Ahad (14/2) dan langsung disambut oleh oleh Pengurus Cabang Istimewa (PCINU) Jepang. Nampak beberapa pengurus PCINU Jepang menjemput Kang Said dan langsung melakukan serangkaian acara.

Dalam lawatanya ke Jepang kali ini, Kang Said disertai rombongan dari Nusasuco, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang teknologi perkapalan. M Amin Abdullah dari Nusasuco mengatakan bahwa “Kita dan PBNU akan melakukan kerjasama di bidang teknologi perkapalan, penangkapan ikan, dan juga relokasi pabrik mesin kapal," ujar Amin.

Dalam keterangannya Amin menjelaskan bahwa program ini berkelindan langsung dengan rencana pemerintah yang akan menghibahkan 4000 kapal untuk para nelayan. Nusasuco bekerja sama dengan PBNU merancang program bagaimana agar mekanisme kerja nelayan mulai dari peralatan sampai penjualan hasil tangkapan dikelola dengan baik agar tidak salah kelola dan banyak dipermainkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab seperti tengkulak misalnya.

“Kami ingin membuat teknologi kapal yang mesinnya buatan Indonesia. Hal ini sebagai bentuk khidmah kepada nelayan yang mayoritas adalah nahdliyyin. Kelak kalau para nelayan berhasil menangkap ikan maka kami akan membelinya dengan harga yang fair sehingga mereka bisa menikmati hasil tangkapan dan jerih payahnya,” imbuhnya.

Ikut dan mendampingi dalam lawatan Kang Said kali ini, Amin Abdullah, Syamsuddin, M Hasyim ketiganya dari Nusasuco. Ikut pula mendamping Masrur Ainun Najih dari RMINU. Rombongan dijadwalkan tiba di tanah air pukul 19.00 WIB. (Fariz Alniezar)