::: Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un... Sekretaris Jenderal PBNU periode 1999-2004 H. Muhyiddin Arubusman meninggal dunia di Rumah Sakit Tebet, Jakarta pada Senin malam (10/4)::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

PCINU Taiwan Dinilai Layak Jadi Percontohan

Kamis, 25 Februari 2016 19:00 Internasional

Bagikan

PCINU Taiwan Dinilai Layak Jadi Percontohan
Peringatan Maulid Nabi dan Haul Gus Dur Ke-6 di Sekretariat PCI NU Taiwan
Jakarta, NU Online
Mantan Wasekjen PBNU M Imdadun Rahmat memuji keaktifan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Taiwan terkait pengalamannya berkunjung ke kantor PCINU setempat di Taipei, kota terbesar di Taiwan.

“Saya kira kantor PCINU Taiwan lebih aktif daripada kantor NU di Jawa,” katanya saat berkunjung ke Kantor Redaksi NU Online, Lantai 5 Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Rabu (24/2) petang. Imdad berkisah berdasarkan pengalamannya berkunjung ke Taiwan pekan lalu dan tiba di Jakarta Senin kemarin.

Ia berkunjung ke kantor PCINU Taiwan ketika para pengurus sedang ada menggelar rapat rutin. Anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) ini juga menyaksikan sendiri kegiatan tabligh akbar atau pengajian dua mingguan dengan pembicara dan pembaca shalawat yang didatangkan langsung dari Indonesia.

Bagi Imdad, menggelar tabligh akbar sebulan dua kali merupakan langkah yang luar biasa. Apalagi, hal itu dilakukan dengan penuh kemandirian. Menurut informasi yang ia terima, PCINU Taiwan juga sanggup membayar sewa gedung kantor sekitar 16 juta rupiah per bulan dari hasil uang iuran anggota.

Baru-baru ini aktivis PCINU Taiwan juga sukses menciptakan aplikasi yang diberi nama "Taiwan Halal". Perangkat ini diharapkan mampu menjadi solusi umat Islam, baik pekerja, pelajar, maupun wisatawan, yang menginginkan produk dan pelayanan halal di negeri berjuluk "Formosa" itu.

Imdad berpendapat PCINU Taiwan layak menjadi percontohan. Ia juga memberi apresiasi kepada PCINU di seluruh dunia yang berupaya menjaga eksistensi NU di luar negeri. Menurutnya, PCINU lebih dari sekadar perkumpulan, melainkan juga tempat pemersatu warga negara Indonesia di luar negeri, wadah pemecah masalah bersama bagi para perantau, dan sejenisnya. (Mahbib)