::: Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un... Sekretaris Jenderal PBNU periode 1999-2004 H. Muhyiddin Arubusman meninggal dunia di Rumah Sakit Tebet, Jakarta pada Senin malam (10/4)::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Bantu Korban Banjir Sampang, Menpora Dirikan Posko Relawan Pemuda

Selasa, 01 Maret 2016 01:03 Nasional

Bagikan

Bantu Korban Banjir Sampang, Menpora Dirikan Posko Relawan Pemuda
Jakarta, NU Online
Menteri Pemuda dan Olahraga RI Imam Nahrawi bersama alumni program Pelatihan Kepeloporan Pemuda Kemenpora RI mulai hari ini membangun Posko Pemuda Relawan Kemenpora, Senin (29/2). Pemuda Relawan Kemenpora ini membuka posko perwakilan Kemenpora untuk membantu korban banjir di Sampang.

Pemuda Relawan Kemenpora menyiapkan bantuan di tengah banjir bandang yang merendam kota Sampang sejak Sabtu (27/2), yang mengakibatkan aktivitas warga dan arus lalu lintas lumpuh total.

Dalam rangka membantu korban banjir, sejumlah pemuda yang berasal dari 4 kabupaten di Madura mendirikan Posko Pemuda Relawan Kemenpora di Jalan Rajawali RT 02 RW 03 tepat di tengah-tengah kota Sampang.

Koordinator Posko Pemuda Relawan Kemenpora Abdul Hamid yang ditemui di sela persiapan distribusi bantuan logistik menyampaikan bahwa, posko ini didirikan sebagai bentuk kepedulian bersama dari para pemuda se-Madura untuk membantu para korban banjir di Sampang.

"Dengan bekerja sama dan bantuan dari pihak Kementerian Pemuda dan Olah Raga, mulai hari ini kami dari tim relawan muda akan membagikan kurang lebih 1.000 paket bantuan yang terdiri dari nasi bungkus, mie instan, air mineral, dan obat-obatan ke  warga di lokasi yang terisolir," kata Hamid, Senin (29/02).

Selain itu, tambah Hamid, pihaknya akan melakukan kerja bakti dengan relawan muda Nahdlatul Ulama (NU) untuk melakukan aksi bersih-bersih tempat ibadah di kampung-kampung terlanda banjir. Sebab, ketika air sudah surut warga akan disibukkan dengan membersihkan rumahnya masing-masing sementara masjid, mushalla atau langgar kerap terabaikan.

"Untuk itu kami sebagai kaum muda, dalam 3 hari ke depan akan bekerja membersihkan masjid, mushalla, langgar yang kotor karena banjir sampai benar-benar suci, bersih dan harum agar bisa segera ditempati untuk melaksanakan ibadah," tegasnya.

Imam Nahrawi menyatakan turut prihatin dan berharap musibah serupa tidak kembali datang di musim penghujan selanjutnya. “Semoga posko yang dibangun para Pemuda Relawan Kemenpora dapat memberikan bantuan secara maksimal atau setidaknya mampu meringankan beban warga dalam menghadapi bencana banjir,” harap Menteri Imam saat ditemui di kantor Kemenpora, Senayan.

Melalui Posko Pemuda Relawan Kemenpora ini, lanjutnya, pemuda juga secara tidak langsung dilatih peduli terhadap sesama terutama dalam menghadapi bencana yang terjadi di wilayah sekitar pemukiman mereka. (Red Alhafiz K)