::: Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un... Sekretaris Jenderal PBNU periode 1999-2004 H. Muhyiddin Arubusman meninggal dunia di Rumah Sakit Tebet, Jakarta pada Senin malam (10/4)::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Silatnas PKPT IPNU IPPNU Rumuskan Kaderisasi di Peguruan Tinggi

Selasa, 01 Maret 2016 05:32 Nasional

Bagikan

Silatnas PKPT IPNU IPPNU Rumuskan Kaderisasi di Peguruan Tinggi
Banyuwangi, NU Online
Silaturahmi Nasional Ke-IV Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) se-Nusantara dihelat di Banyuwangi pada Sabtu-Ahad (27-28/2).

Acara yang dibuka bersamaan dengan pelantikan PC IPNU IPPNU Banyuwangi masa khidmat 2015-2017 tersebut dilangsungkan di auditorium KHR. As’ad Syamsul Arifin, IAI Ibrahimy Genteng Banyuwangi.

Silatnas yang diikuti PKPT dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta tersebut, diagendakan untuk membahas prosedur kaderisasi IPNU maupun IPPNU bagi kalangan mahasiswa.

Fahmi Nuris Syafaat, salah satu koordintor nasional PKPT IPNU menjelaskan tujuan dari Silatnas tersebut adalah untuk merumuskan matari-materi kaderisasi yang akan diterapkan di kalangan mahasiswa.

“Materi kaderisasi bagi IPNU di kalangan mahasiswa, tentu berbeda dosisnya dengan materi kaderisasi IPNU di tingkat SMP maupun SMA. Jadi perlu ada rumusan khusus untuk menyesuaikan dengan perkembangan intelektualitas dan iklim di kampus,” ungkapnya di sela-sela acara pembukaan.

Selain membahas tentang kaderisasi, Silatnas tersebut juga akan membahas tentang bidang garap, positioning PKPT dan hal ihwal legalitas PKPT. Di luar agenda organisasi, forum yang mempertemukan pengurus PKPT lintas daerah tersebut juga bertujuan untuk merekatkan kebersamaan serta mengenal daerah sama lain. Khoirul, ketua PKPT IPNU IAI Ibrahimy, Banyuwangi, selaku tuan rumah akan mengajak rombongan PKPT IPNU IPPNU se-Nusantara tersebut untuk berziarah kepada tokoh-tokoh NU Banyuwangi dan mengenalkan beberapa potensi wisata andalan di Banyuwangi.

“Besoknya, kita akan ajak berziarah ke makam KH. Zarkasyi Djunaidi dan bertamasya ke pantai di Banyuwangi,” paparnya.

Acara tersebut dibuka oleh Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas. Mantan ketua umum IPNU masa khidmat 2000-2003 tersebut berpesan bahwa berproses di IPNU tersebut merupakan bagian penting dalam peningkatan Sumber Daya Manusia.

“Investasi yang paling penting bukan membangun rumah, membeli sawah, atau membeli mobil, tapi investasi yang paling penting adalah investasi SDM bagi keluarga dan bangsa,” ungkapnya.

Ia menambahkan di IPNU inilah karakter kepemimpinan sebagai bagian dari peningkatan SDM, saya dapatkan. “Bagaimana mengeksekusi gagasan, mendapatkan tantangan dan penolakan dari bawah, saya pelajari. Sehingga saat saya menjadi bupati tidak kaget dengan yang demikian, kenangnya.” (Anang Lukman Afandi/Abdullah Alawi)