Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, Hj Fatimah, ibunda Ketua PBNU H Imam Aziz, wafat Jumat (24/2) pukul 17.15 WIB di Pati, Jawa Tengah ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Khofifah: Muslimat Punya Banyak PR Selesaikan Masalah Sosial

Rabu, 02 Maret 2016 10:00 Nasional

Bagikan

Khofifah: Muslimat Punya Banyak PR Selesaikan Masalah Sosial
Samarinda, NU Online
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa mendorong para kader Muslimat untuk berpacu dalam menyelesaikan masalah sosial di sekitar. Ia mengatakan, berbagai persoalan tersebut antara lain prostitusi dan penyalahgunaan narkoba.

Menurut Menteri Sosial ini, baik masalah prostitusi maupun narkoba, keduanya banyak menelan korban dari kalangan remaja. Lokalisasi tak sedikit mempekerjakan para perempuan yang masih usia SMP, juga narkoba yang menyasar di kalangan anak sekolah.

“Kita perlu ber-fastabiqul khairat lebih baik lagi ke depan. Kita banyak punya PR (pekerjaan rumah), bagaimana kita menyelesaikan persoalan-persoalan sosial di hadapan kita,” tuturnya dalam Konferensi Wilayah VII Muslimat NU Kalimantan Timur di Pendopo Lamin Etam Samarinda, Kaltim, akhir pekan (27/2) lalu.

Muslimat, kata Khofifah, perlu membuat pemetaan sosial sehingga permasalahan tadi dapat diselesaikan. Sebagai aktualisasi revolusi mental, para orang tua mesti mendidik anak-anak dan menekankan diri dan keluarga agar sering menyucikan diri, hati, pikiran, perilaku.

“Ini adalah PR buat muslimat NU agar dapat bekerja keras, kerja cerdas, bekerja dengan ikhlas, dan kerjakan semua sampai tuntas,” pintanya.

Konferwil Muslimat NU Kaltim dihadiri Gubernur Kaltim yang diwakili Asisten 3 H Bere Ali, Ketua PBNU H Farid Wajdi, Ketua PWNU Kaltim H Muhammad Rasyid, anggota DPR RI yang juga ketua Muslimat NU Balikpapan Hj Kasriyah, dan jajaran pengurus PCNU dari berbagai kabupaten, yakni Samarinda, Kutai Kartanegara, Bontang, dan Balikpapan.

Konferensi yang mengusung tema "Aktualisasi Peran Muslimat NU dalam Mendukung Gerakan Revolusi Mental" diikuti 9 Pimpinan Cabang Muslimat NU dan memilih secara aklamasi Hj. Aminah sebagai ketua PW Muslimat NU Kalimantan Timur untuk keempat kalinya.

Aminah mengatakan, ke depan pihaknya akan menggiatkan sejumlah program, antara lain memasukan pembelajaran pendidikan agama islam 1 jam setiap hari, yakni 30 menit di awal pelajaran dan 30 sebelum mengakhiri pelajaran khusus di lembaga pendidikan di bawa naungan Muslimat NU; memperluas sasaran dakwah; meningkatkan jalinan kerja sama dengan lembaga-lembaga terkait. (Red: Mahbib)