::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Bangun Desa Produktif, STISNU Nusantara Tanam 1000 Pohon

Kamis, 18 Agustus 2016 18:00 Daerah

Bagikan

Bangun Desa Produktif, STISNU Nusantara Tanam 1000 Pohon
Tangerang, NU Online
Di sela sela kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama  (STISNU) Nusantara Tangerang mengadakan kegiatan tanam 1000 pohon buah produktif di Desa Kiarapayung Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang. 

Ma'mun, ketua panitia pelaksana kegiatan tanam pohon menjelaskan program ini adalah rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) STISNU di desa Kiarapayung. "Kami bersama teman-teman menginginkan kehadiran kami memberikan manfaat untuk warga masyarakat, yang notabene warga Nahdlatul Ulama," jelas Ma'mun. 

Ketua STISNU Nusantara KH A. Baijuri Khotib menambahkan, kehadiran mahasiswa di Desa Kiarapayung memiliki tiga tugas, yaitu pengabdian, penelitian, dan pengembangan. Para peserta KKM mendatangi majelis-majelis taklim menjelas akidah ahlusunnah wal jamaah Nahdlatul Ulama, dan bahaya radikalisme ideologi atas nama agama di masyarakat yang digemborkan oleh organisasi transnasional, masyarakat diharapkan tidak tertipu dengan kedok agama padahal mereka sendiri yang merusak agama. 

"Mereka (mahasiswa) ditugaskan sebagai pion aswaja untuk NKRI  di kampung kampung". Ujarnya 

Setelah menjelaskan tentang aswaja, mahasiswa ditugaskan melakukan penelitian, yaitu berupa penyebaran angket pascasosialisasi di majelis-majelis. 

Terkait pengabdian di masyarakat, mahasiswa menanam 1000 pohon buah produktif, mulai dari mangga, nangka, jambu batu, dan rambutan. Nantinya, setiap rumah akan diminta untuk menanam 10 pohon dengan varian yang berbeda. 

"warga sekitar sini, nantinya jika butuh buah buahan, semua ada di Desa Kiarapayung," ujarnya. 

"Harapannya, setidaknya ada usaha dari kampus Nahdlatul Ulama (STISNU) berkontribusi membangun perekonomian warga Nahdlatul Ulama," tambahnya. 

Wawan Setiawan, Kepala Desa Kiarapayung menyampaikan terima kasih kepada STISNU karena telah memilih Desa Kiarapayung sebagai wilayah KKM. "Nanti, warga akan saya kontrol untuk menanam yang bener dan dijaga, insyaallah program ini membantu masyarakat menjadi salah satu solusi persoalan sosial ekonomi warga di sini. Kalau bisa mah, STISNU bangun kampus NU juga di sini, biar kita dorong-dorong anak muda sini kuliah di NU, insyaallah selamat dunia akherat," ujarnya dalam sambutan yang diiring tawa dan tepuk tangan hadirin. 

HA. Baidowi anggota DPRD Kab Tangerang dalam sambutannya siap mendorong kegiatan yang membantu masyarakat berkaitan masalah sosial dan ekonomi. Ia pun menjelaskan sembari memperkenalkan diri sebagai alumni dari Kampus Nahdlatul Ulama Tangerang. Menurutnya harusnya ada sinergis dari semua stakeholder untuk sama berkontribusi membangun masyarakat. Penanaman pohon ini akan berharga dan dapat dinikmati manfaatnya dalam lima tahun ke depan. 

Acara ditutup dengan pengumuman pemberian beasiswa khusus bagi calon mahasiswa dari Desa Kiarapayung. Warga Desa Kiarapayung yang ingin kuliah di STISNU diberikan beasiswa awal studi sebesar Rp 2.250.000 dari total biaya awal studi sebesar Rp. 2.650.000.-. Warga desa Kiarapayung yang ingin kuliah di STISNU cukup membayar Rp. 400.000.- saja. 

Hadir pada kegiatan tersebut H. Muhamad Qustulani (Wakil Ketua Bid. Akademik STISNU), Bahruddin (Waka Bid. Kemahasiswaan), Muhayar (Ketua LSM FORUM PEKERJA SEJAHTERA KAB. TANGERANG), KH. M. Mahrusillah (pengasuh PP Al Hasaniyah), Mahfuz Fauzi (Pengasuh PP Darul Quran), Fahmi Irfani (Wakil Direktur Pusat Studi dan Pengembangan Nusantara), staf Desa Kiarapayung dan mahasiswa STISNU Nusantara. (Qustulani Muhamad/Zunus)