::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Di Pertemuan Alsyami, Ini Pesan Ulama Suriah untuk Muslim Indonesia

Rabu, 11 Januari 2017 07:28 Nasional

Bagikan

Di Pertemuan Alsyami, Ini Pesan Ulama Suriah untuk Muslim Indonesia
Mufti Damaskus, Syekh Adnan Afyouni (tengah).
Batang, NU Online
Sejumlah eks pelajar dan mahasiswa Suriah asal Indonesia yang tergabung dalam Ikatan Alumni Syam Indonesia (Alsyami) kembali menggelar pertemuan, Senin (9/1). 

Bertempat di PP Tazakka Batang, pertemuan ini diselenggarakan dalam rangka merespon dan mengkaji situasi yang berkembang di Suriah dan potensi dampaknya terhadap kondisi tanah air.

Pertemuan yang dihadiri oleh Mufti Agung Ibu Kota Damaskus, Syekh Adnan Afyouni, ini menghasilkan sejumlah rumusan program dan rekomendasi yang sebagian di antaranya akan disampaikan kepada pemerintah melalui Komisi I DPR RI, sebagai bentuk desakan kepada pemerintah untuk proaktif dalam penyelesaian krisis Timur Tengah.

Selain Mufti Agung Ibu Kota Damaskus, dari luar negeri, hadir pula dalam pertemuan ini Syaikh Riyad Bazo dari dewan fatwa Libanon dan Syekh Omar Dieb yang merupakan akademisi dari Universitas Ahmad Kuftaro Damaskus Suriah. 

Sebelumnya mereka juga menghadiri puncak Maulid Nabi di Majelis Kanzus Shalawat Pekalongan bersama Habib Luthfi bin Yahya, Presiden Joko Widodo, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.

Mengawali pertemuan ini, Syekh Afyouni selaku keynote speaker, bercerita tentang perkembangan Suriah terkini, seperti gerakan rekonsiliasi nasional yang tengah digalakkan oleh rakyat Suriah bersama ulama di sejumlah daerah. 

Tak lupa, dia menyampaikan terima kasih atas support pemerintah dan masyarakat Indonesia kepada Suriah. Di akhir paparannya, beliau mengamanahkan kepada semua yang hadir dalam pertemuan dan umat Islam untuk menjaga Indonesia dengan Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

“Jangan mudah terprovokasi, jangan tercerai berai, dan jangan sampai Indonesia mengalami kehancuran sebagaimana menimpa dunia muslim lain,” tegasnya.

Beberapa isu lain yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah seputar glorifikasi jatuhnya kota Aleppo dari tangan pemberontak dan penyimpangan yang dilakukan oleh sebuah lembaga bantuan kemanusiaan yang terindikasi disalurkan kepada para milisi dan kombatan di Suriah.

Hadir dalam pertemuan tersebur Ketua Alsyami Ahmad Fathir Hambali, Sekjen Alsyami Muhammad Aromadloni, dan beberapa anggota Alsyami dan ulama dari Suriah lainnya. (Red: Fathoni)