::: Innalillahi wainna ilaihi raji'un, Pengasuh Pesantren Ihya Ulumaddin Kesugihan Cilacap KH Chasbullah Badawi wafat, Senin (5/6), sekitar pukul 19.00 WIB. PBNU menyerukan kepada Nahdliyin untuk menunaikan shalat ghaib. Al-Fatihah... ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Gelar Rapimnas, Muslimat NU Bahas Rancangan Program Strategis

Senin, 20 Maret 2017 15:10 Nasional

Bagikan

Gelar Rapimnas, Muslimat NU Bahas Rancangan Program Strategis
Jakarta, NU Online
Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU akan menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Hotel Lorin, Sentul, Bogor, Jawa Barat, 24-27 Maret 2017 mendatang. Rapimnas akan diikuti 34 PW (Pimpinan Wilayah) dan 75 PC (Pimpinan Cabang). 

“Di Rapimnas akan dibahas Renstra (rencana strategi) serta program hasil Kongres XVII. Kita breakdown, bagi-bagi tugas, mana yang dikerjakan PP, PW dan PC,” kata Sekretaris Umum (Sekum) PP Muslimat NU, Hj Ulfah Mashfufah, Sabtu (18/3) dilansir laman MNU Online.

Rapimnas ini merupakan tahap lanjutan dari orientasi Pengurus PP Muslimat NU masa khidmat 2016-2021 di Gedung Pusdiklat Kementerian Sosial (Kemensos) Margaguna, Jakarta Selatan, Rabu (14/3/2017) lalu.

“Sederhananya acara orientasi kemarin itu mengemas dan di Rapimnas ini berbagi tugas. Selain itu ada muatan Aswaja dari Gus Aab (KH Abdullah Syamsul Arifin, Ketua PCNU Kabupaten Jember). Rapimnas selesai tanggal 27, besoknya langsung Harlah di Masjid Istiqlal,” katanya.

Cucu pendiri Nahdlatul Ulama, KH Abdul Wahab Chasbullah (Mbah Wahab) itu menambahkan, secara garis besar output dari Rapimnas ini ada tiga.

Pertama, pembahasan program atau pembagian kerja dan mekanismenya. Kedua, tentang perangkat. “Ketiga, pengemasan Desa Aswaja, siapa bertugas apa,” tambahnya.

Dalam Rapimnas nanti, Muslimat NU juga melibatkan seluruh perangkat organisasi yang ada di bawah naungan Muslimat.

“Nanti akan ditentukan mekanisme hubungan antara Muslimat NU dan sejumlah perangkatnya. Soal tata kerjanya ya kita bahas di Rapimnas ini,” tuntasnya. (Red: Fathoni)