::: NU menyelenggarakan rukyat awal Ramadhan 1438 H pada Jumat, 26 Mei 2017 di berbagai daerah di Indonesia  ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Buka Lapak di Sudut Alun-alun, Sekretaris Ansor Jombang Gerakan Minggu Membaca

Senin, 15 Mei 2017 12:15 Daerah

Bagikan

Buka Lapak di Sudut Alun-alun, Sekretaris Ansor Jombang Gerakan Minggu Membaca
Jombang, NU Online 
Salah satu kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Jombang, Luqman Hakim, menjadi inisiator gerakan 'Minggu Membaca' (Mumba) di Alun-alun setempat. Dikatakan Mumba karena kegiatan ini dilaksanakan setiap Minggu, dimana sebagian masyarakat Jombang mengisi liburannya dengan mengelilingi Alun-alun Kota Santri ini. Luqman memiliki inisiatif mewujudkan gerakan Mumba dengan menyediakan puluhan buku yang disebar ke setiap sudut alun-alun.

Selain itu, Lukman juga rajin mengkampanyekan gerakan membaca di tengah-tengah perkumpulan masyarakat setempat. Hingga saat ini, Mumba sudah berjalan lama.

"Alhamdulillah gerakan membaca ini sudah berjalan bertahun-tahun dan masih bertahan sampai sekarang," jelasnya kepada NU Online, Ahad (14/5). 

Sekretaris GP Ansor Jombang ini menuturkan, Mumba dimulai sekitar pukul 05.30 pagi hingga 09.00 WIB. Semua pengunjung secara gratis bisa membaca semua koleksi buku yang disediakan dan duduk santai bersama pembaca lain. "Kita tidak memungut biaya apapun dari kegiatan ini, semua gratis," tandasnya.

Menurut Luqman, kader Ansor memang sudah seharusnya bisa memberikan manfaat kepada masyarakat dengan beragam cara. Selain gerakan motivasi mengaji yang selama ini digalakkan, juga bisa dengan cara gerakan-gerakan lain, seperti Mumba ini. 

"Ansor selama ini selalu identik dengan serem, jaga keamanan dan mengawal para kiai. Sebenarnya, banyak bakat lain dari kader Ansor Jombang yang terpendam," bebernya.

Baginya, membaca keharusan dan tidak boleh ditinggalkan walaupun satu hari saja. Dan mengajak orang banyak untuk gemar membaca merupakan panggilan jiwa dan ibadah, apalagi yang diajak adalah orang NU sendiri.

"Untuk menghadapi masa depan, maka menjadikan membaca sebuah hobi itu suatu keharusan," pungkasnya.(Syamsul Arifin/Zunus)