::: NU Online memasuki hari lahir ke-14 pada 11 Juli 2017. Semoga tambah berkah! ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Luncurkan Media Center, IPNU Sebarkan Pengaruh Positif di Medsos

Senin, 19 Juni 2017 21:04 Nasional

Bagikan

Luncurkan Media Center, IPNU Sebarkan Pengaruh Positif di Medsos
Jakarta, NU Online
Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) meluncurkan Media Center IPNU (MCI) di Lantai 8 Gedung PBNU, Senin (19/6) sore. MCI merupakan wadah bagi kader-kader IPNU untuk menuangkan kreativitas mereka di media sosial.

Ketua Umum IPNU Asep Irfan Mujahid menuturkan, dengan adanya MCI ini suatu informasi akan lebih mudah tersebar hingga ke pengurus-pengurus cabang yang ada di daerah. “Misal apa yang akan kita informasikan hari ini, kemudian apa yang akan kita informasikan besok hari semua serempak satu komando,” kata Asep.

Tujuan pembentukan pusat media ini adalah untuk memperkuat dakwah-dakwah ke-NUan dan ke-Aswajaan terutama di dunia maya. “Misalnya kalau NU mengampanyekan suatu isu, kita sebagai banom sama-sama serempak mengampanyekannya,” ujarnya.

Saat ini, imbuh Asep, separuh dari pengurus cabang dan wilayah sudah terdata dan terkonsolidasi ke dalam pusat media ini. Ke depan, ia berupaya untuk menjamah seluruh pengurus cabang dan wilayah dari Sabang sampai Merauke.

“Dari 437 pengurus cabang dan wilayah cabang yang kita miliki, sudah lebih dari separuhnya yang hari ini sudah kita himpun dan pengelola akun-akun medos itu begitu aktif,” urainya.

Ia berharap, pusat media ini bisa menjadi rumah informasi belajar bagi siapa saja, utamanya kader-kader IPNU. Selain itu, pusat media ini juga menjadi obat di tengah-tengah berita palsu dan ujaran kebencian yang membanjiri media sosial Indonesia.

Pusat Media IPNU ini lebih menyasar kepada dua media sosial, yaitu facebook dan instagram. (Muchlishon Rochmat/Alhafiz K)