Innalillahi wainna ilahi rajiun, Mustasyar PBNU KH Ahmad Syatibi Syarwan wafat, Jumat (15/9), pukul 12.00 WIB. Lahul fatihah...::: NU Online memasuki hari lahir ke-14 pada 11 Juli 2017. Semoga tambah berkah! ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Di Pesantren Nuris, Jokowi Ingatkan Pentingnya Kerukunan

Ahad, 13 Agustus 2017 09:21 Nasional

Bagikan

Di Pesantren Nuris, Jokowi Ingatkan Pentingnya Kerukunan
Jember, NU Online
Indonesia adalah negara yang sangat beragam suku, budaya dan agamanya serta ribuan pulau dengan adat istiadatnya sendiri. Namun patut  disyukuri bahwa Indonesia selalu aman. Demikian dikemukakan Presiden RI, Joko Widodo di di hadapan ribuan santri di Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris), Antirogo, Jember, Sabtu (12/8). 

Menurutnya, tidak ada negara di dunia ini yang memunyai pulau sebanyak Indonesia. Demikian juga sukunya yan sangat beragam. Namun keberagaman tersebut tak membuat Indonesia terpecah belah. 

"Indonesia mempunyai 714 suku. Afghanistan hanya memiliki tujuh suku, tapi sudah kayak gitu (nyaris selalu perang saudara). Sekarang malah jadi 40 kelompok," ucapnya.

Oleh karena itu, ia menegaskan betapa pentingnya kerukunan selalu dirajut dan persatuan dikokohkan. Dikatakannya, keberagaman dan kerukunan  tersebut, harus selalu diingatkan bagi segenap rakyat Indonesia agar tidak lupa, sehingga bangsa Indonesia terus bisa menjaga persatuan. 

"Sangat penting membangun ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah basyariyah," jelasnya. (Aryudi A. Razaq/Abdullah Alawi)