::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Santri Nuris Kalahkan Sekolah Negeri di Lomba Esai Nasional

Kamis, 07 September 2017 14:37 Pesantren

Bagikan

Santri Nuris Kalahkan Sekolah Negeri di Lomba Esai Nasional
Jember, NU Online
Risalatul Muawanah santri kelas XI IPA Sains SMA Nurul Islam (Nuris), Antirogo, Jember ini layak dibanggakan. Pasalnya, ia baru saja menjuarai lomba esai nasional di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Lomba yang bertajuk Essay Competition tersebut, diikuti oleh 43 pelajar dari seluruh Indonesia. Mereka mengirimkan karyanya melalui email panitia yang dibuka sejak medio Agustus 2017. 

Dari 43 karya tersebut, setelah melaui seleksi ketat, diciutkan menjadi 5 karya terbaik yaitu karya Hafidz Ilham (MAN Insan Cendekia Jambi), Indah Wulandini (SMAN 1 Purworejo), Izzah Ilma Rohmatin (SMA Assa'adah Bungah Gresik), Khoirul Akmal (SMAN 1 Cikarang Barat), dan Risalatul Muawanah (SMA Nuris Jember). 

Kelima penulisnya kemudian diundang oleh panitia untuk hadir dalam acara Awarding Night di kampus Fisipol, UGM pada Ahad, 27 Agustus 2017. 

Di hadapan tim juri, kelima peserta tersebut 'diuji' untuk mempertahankan pemikiran dan gagasannya sebagaimana dituangkan dalam karya esainya. 

Risa –sapaan akrabnya— sendiri dalam lomba tersebut mengusung tulisan berjudul "Langkah Proaktif Mencegah Plagiarisme."

Dari tahap ini, kemudian panitia memilih three of best partcipant (tiga peserta terbaik). Dari situ, akhirnya panitia memutuskan pemenangnya yaitu juara 1 diraih Risalatul Muawanah (SMA Nuris Jember), juara 2 disabet Indah Wulandini (SMAN 1 Purworejo), dan juara 3 jatuh ke tangan Khoirul Akmal (SMAN 1 Cikarang Barat).

"Terus terang saya sangat bangga, karena bisa mengharumkan nama Pondok Nuris. Lagi pula, persiapannya cukup mepet," terang Risa kepada NU Online di Nuris, Rabu (6/9).(Aryudi A. Razaq/Abdullah Alawi)