::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

PB IKA PMII Kini Punya Gedung Baru

Sabtu, 14 Oktober 2017 01:30 Nasional

Bagikan

PB IKA PMII Kini Punya Gedung Baru
Pengurus PB IKA PMII di gedung baru, Kamis (12/10)
Jakarta, NU Online
Pengurus Besar Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB IKA PMII) melakukan peresmian gedung baru di Jl Joe No 90, Kebagusan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (12/10).

Sekretaris Ikatan Keluarga Alumni (IKA) yang juga Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri meminta para pengurus IKA PMMI dapat selalu berdampingan sehinga cita-cita perjungan organisasi yang diharapkan bisa tercapai.

“Maksimalkan fasilitas yang ada dan tetap menjaga keutuhan bangsa dan negara dari ajaran eksterim seperti radikalisme dan terorisme,” kata Hanif.

Ketua IKA PMII A Mukowam,  mengajak semua kader dan alumni PMII berpartisipasi  dalam mengeksiskan ajaran ahlussunnah  wal jamaah.

“Manfaatkan gedung baru IKA PMMI sebagai sentral pergerakan kalangan muda Nahdiyin, bisa membesarkan  ahlussunnah  wal jamaah agar generasi bangsa tidak gentar melawan faham-faham radikalisme dan anti pancasila,” kata Kowam.

Kowam berharap kantor yang baru tersebut bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan berbagai program unggulan dalam menjaga keutuhan NKRI.

Senada, Mantan Ketua PB Kopri PMII Luluk Nurhamidah berharap dengan gedung yang baru dapat terwujud pendirian sekolah dan yayasan pendidikan untuk dijadikan sarana sehinga skill dan kehlian di bidang kaderisasi bisa tercapai dengan baik.

Ahmad Baso selaku almuni berharap komitmen IKA PMII dalam menata konsep kaderisasi dari PB sampai pengurus daerah.

“(Kaderisasi) harus diperhatikan sehinga dunia intelektual juga dapat diperhatikan,” ungkapnya. (Ruzi/Kendi Setiawan)