::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Pesta Durian Ramaikan Konferwil Ansor Jateng

Ahad, 12 November 2017 14:35 Daerah

Bagikan

Pesta Durian Ramaikan Konferwil Ansor Jateng
Pekalongan, NU Online
Konferensi Wilayah (Konferwil) Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Tengah 2017 telah bergulir. Suasana di sekitar GBU Kajen, Kabupaten Pekalongan sejak Ahad (12/11) pagi tampak terlihat meriah.

Peserta dari berbagai Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Pimpinan Cabang (PC) se Jawa Tengah, mulai berdatangan. Ada yang datang dengan naik bus dan mobil pribadi.

Sementara di sekitar lokasi, stand-stand  yang memperdagangkan berbagai hasil UMKM Kader Ansor se-Jateng juga telah dibuka, mulai batik, sarung, kemeja, peci, kaus, hingga buah durian hasil panen dari daerah masing-masing.

Salah satu stand durian adalah dari PAC GP Ansor Doro Kabupaten Pekalongan. Stand ini berada di antara stand penjaja uniform Ansor Banser dan makanan lainnya.

Stand duren ini paling ramai dikunjungi peserta. Mereka menyantap durian sembari bercengkerama dengan kader Ansor dari daerah lain. Praktis, stand ini menjadi lokasi pesta durian dadakan.

Gunawan (27), si penjaga stand durian mengatakan, Pekalongan baru musim durian, sehingga ini menjadi peluang usaha bagi PAC setempat untuk turut serta mendulang keuntungan dari bazar di Konferwil GP Ansor Jawa Tengah 2017 ini.

"Durian merupakan produktivitas petani setempat. Jika musim seperti ini buahnya melimpah keuntungan juga lumayan," katanya.

Dia menjual durian mulai harga Rp 35 ribu hingga Rp 80 ribu. Harga itu tentu bisa ditawar asalkan dia dapat keuntungan.

Salah seorang pembeli dari Kota Semarang, Taufik Hidayat mengatakan, sembari menunggu rangkaian acara Konferwil dirinya sengaja berkeliling melihat stand. Ternyata ada yang menjajakan durian.

"Wow, kami sungguh takjub nelihat durian sebesar ini, enak manta blah," Begitu kata konsumen yang bernama Taufik. (Mus/Hud/Kendi Setiawan)