::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Cegah Radikalisme Mahasiswa, Ansor Jakbar Gelar Youthcamp NKRI

Rabu, 15 November 2017 01:00 Nasional

Bagikan

Cegah Radikalisme Mahasiswa,  Ansor Jakbar Gelar Youthcamp NKRI
Jakarta, NU Online
Tingginya persentase mahasiswa yang terpengaruh radikalisme, menimbulkan keprihatinan PC GP Ansor Jakarta Barat sehingga menggelar Youthcamp NKRI pada 10-12 November 2017 di Cipanas, Cianjur Jawa Barat.

Youthcamp NKRI ini diadakan untuk menanamkan rasa nasionalisme di kalangan mahasiswa sebagai kelompok startegis di masyarakat sehingga bila rasa nasionalisme sudah tumbuh, radikalisme tidak akan dapat tempat di hati generasi muda,” urai Alfanny, Ketua GP Ansor Jakarta Barat, Selasa (14/11).

Salah satu narasumber, Puti Guntur Soekrano menyampaikan bahwa Indonesia dibangun oleh Bung Karno, Bung Hatta, para ulama dan tokoh lainnya yang sudah bersepakat bahwa Pancasila adalah dasar Negara RI.

“Pancasila digali Bung Karno ketika diasingkan di Ende sehingga Pancasila memuat nilai-nilai dan identitas diri bangsa Indonesia yang bertekad bersatu melawan penjajahan,” papar cucu Bung Karno itu.

Sementara itu narasumber lainnya, Erwin Kusuma memaparkan proses sejarah pembentukan identitas bangsa Indonesia yang selalu coba dipecah belah oleh kolonialisme.

“Kolonial Belanda sengaja menerapkan politik klasifikasi yang membagi penduduk Hindia Belanda dalam 3 golongan: Eropa, Timur Asing, dan pribumi, agar bangsa Indonesia sulit bersatu melawan kolonialisme,” urai Erwin yang menyelesaikan pendidkannya di Jurusan Ilmu Sejarah UI.

Ketua Panitia Youthcamp NKRI, Konstantin Natal Setio mengatakan bahwa Youtchamp ini akan digelar minimal 6 bulan sekali untuk semakin meluaskan kesadaran nasionalisme di kalangan anak muda, khusuanya di Jabodetabek.

Kegiatan juga mengundang Yerri Pattinasarani (ativis antinarkoba), dan Dave (pengacara muda).

Selain berdiskusi, Youtchamp NKRI juga diisi outbound, games, dan diskusi kelompok, diikuti sedikitnya 25 mahasiawa dan mahasiswi dari berbagai kampus di Jabodetabek seperti UI, IPB, Unad, Unusia, Universitas Trilogi, Binus, Unas. (Nahraji Zen/Kendi Setiawan)