::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Ribuan Nahdliyin Kraksaan Bersholawat Bersama Habib Syech

Jumat, 08 Desember 2017 08:02 Daerah

Bagikan

Ribuan Nahdliyin Kraksaan Bersholawat Bersama Habib Syech
Probolinggo, NU Online
Ribuan Nahdliyin dari dalam maupun luar Kabupaten Probolinggo, Kamis (7/12) malam bershalawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dari di Stadion Gelora Merdeka Kota Kraksaan.

Dengan iringan grup Seni Hadrah Ahbaabul Musthofa dari Kudus, mereka melantunkan shalawat bersama-sama melalui kegiatan Kraksaan Bershalawat yang digelar Pemkab Probolinggo dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Kegiatan ini diikuti oleh ribuan Nahdliyin pecinta shalawat Syecher Mania baik dari dalam maupun luar Kabupaten Probolinggo serta pecinta shalawat Syubbanul Muslimin, Al-Wali, Al-Khoir wal Barokah, Jamroh, Ahbaabul Musthofa, Dlaul Musthofa, dan lain sebagainya.

Acara ini dihadiri oleh Bupati Probolinggo Hj Puput Tantriana Sari dan Wakil Bupati Probolinggo H Timbul Prihanjoko, A’wan PWNU Jawa Timur H Hasan Aminuddin, Forkopimda, Rais Syuriyah PCNU Probolinggo KH Jamaluddin Al-Hariri, Rais Syuriyah PCNU Kota Kraksaan KH Munir Kholili, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Soeparwiyono, Kepala OPD dan Camat, pimpinan ormas agama, pimpinan organisasi kemasyarakatan dan kepala desa/lurah, tokoh agama dan tokoh masyarakat se-Kabupaten Probolinggo.

Sebagai pra-acara terlebih dahulu dilantunkan zikir dan shalawat Nabi yang dipandu oleh Jam’iyah Hadrah Syubbanul Muslimin pimpinan KH Hafidzul Hakum Noor. Kegiatan ini dilakukan sambil menunggu kesiapan dari hadrah Ahbabul Musthofa Kudus.

Melalui momentum Kraksaan Bersholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf tersebut, A’wan PWNU Jawa Timur H Hasan Aminuddin mengajak di tengah-tengah perjalanan zaman, khususnya kebangsaan di Indonesia untuk senantiasa menjaga persatuan ukhuwah Islamiyah. “Jangan sampai mau dicerai-beraikan oleh bangsa luar sebagai umat Baginda Rasulullah SAW,” katanya.

Menurut Hasan, saat ini masyarakat sudah masuk dalam era zaman digital. Kewajiban dari orang tua agar mengasuh anaknya sebagai generasi penerus bangsa dengan menancapkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT yang output-nya adalah akhlakul karimah.

“Semoga anak-anak kita diselamatkan oleh Allah SWT dari hal-hal yang tidak baik. Marilah berlomba-lomba zakat dan sedekah agar orang Islam tidak merasa dimiskinkan oleh tetangganya sendiri,” pungkasnya.

Kraksaan Bersholawat ini diawali dengan doa bersama yang dipandu oleh Ketua MUI Kabupaten Probolinggo sekaligus Rais PCNU Kota Kraksaan KH Munir Kholili.

Lantunan shalawat Habib Syech menghipnotis para pengunjung. Secara spontan mereka mengikuti alunan shalawat secara serempak tanpa dikomando. Sejumlah ulama dan pengurus NU duduk mendampingi habib masyhur tersebut. Mereka khusyu’ sambil menikmati indahnya lantunan shalawat berbaur dengan ribuan suara jamaah pecinta shalawat.

Habib Syech mengawali lantunan sholawat ini dengan Ya Lal Wathon. Para Syecher Mania terlihat khusyu’ melantunkan bacaan sholawat yang dipandu oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.

Dalam kesempatan tersebut Habib Syech meminta umat Islam agar senantiasa meningkatkan amal ibadahnya kepada Allah SWT. Serta memperbanyak shalawat sebagai umat dari Baginda Rasulullah SAW. “Semoga semua yang hadir di sini selalu diberikan panjang umur. Tetapi umur yang bermanfaat untuk beribadah kepada Allah SWT,” katanya.

Setelah berlangsung sekitar 2 (dua) jam, pembacaan shalawatpun diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Probolinggo KH Jamaluddin Al-Hariri. Kemudian mereka melanjutkannya dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, 17 Agustus, dan Garuda Pancasila yang dipimpin oleh Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad.

Pelaksanaan Kraksaan Bersholawat ini mendapatkan pengamanan ketat dari aparat keamanan TNI/Polri dibantu oleh personel Dinas Perhubungan, dan Satpol PP Kabupaten Probolinggo, serta pasukan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Probolinggo. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)