::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Kembali Pimpin NU Balikpapan, Kiai Muhlasin Targetkan Kemandirian Nahdliyin

Senin, 01 Januari 2018 18:00 Daerah

Bagikan

Kembali Pimpin NU Balikpapan, Kiai Muhlasin Targetkan Kemandirian Nahdliyin
KH Muhammad Muhlasin (berdiri kiri)
Balikpapan, NU Online
Berakhirnya masa kepengurusan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Balikpapan masa khidmah 2012-2017 ditandai dengan dilaksanakannya Konferensi Cabang (Konfercab) XVII, Jumat-Sabtu, 29-30 Desember 2017. 

Konfercab bertempat di Graha NU Kota Balikpapan, Jln Soekarno Hatta KM 4 Batu Ampar, dirangkai Halaqah Kebangsaan yang medatangkan KH Ahmad Muwafiq (Gus Muwafiq) dari Yogyakarta.

Gus Muwafiq menyampaikan pentingnya menjaga dan mempertahankan akidah ahlussunnah waljamaah sebagai benteng Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

“Bangsa Indonesia adalah bangsa yang menjadi rujukan bagi sebagian besar negara di dunia, negara-negara tetangga belajar Kebangsaan dari Indonesia,” paparnya.

Konfercab XVIII PCNU Balikpapan juga menetapkan  KH Abbas Al Fas sebagai Rais Syuriah dan KH Muhammad Muhlasin sebagai Ketua Tanfizdiyah PCNU Kota Balikpapan masa khidmah 2018-2022 setelah melalui sejumlah tahapan. 

“Rais Syuriyah, terlebih dahulu dipilih oleh AHWA yang anggotanya terdiri dari KH Muhammad Ali Kholil, KH Imam Warosy, KH Abbas Alfas dan dua kiai lainnya,” tutur Ketua Pelaksana Konfercab XVII PCNU Kota Balikpapan KH Muslih Umar.

Setelah terpilih Rais Syuriah, kemudian dilakukan pemilihan bakal calon Ketua Tanfidziyah. Dalam penjaringan bakal calon muncul dua nama yang diajukan, yakni KH Muhammad Muhlasin yang juga Ketua PCNU Balikpapan Demisioner. Ia mendapatkan lima  suara. Calon kedua adalah Ustadz Miftahul Ulum yang juga Ketua MWCNU Kecamatan Balikapan Selatan dengan perolehan satu suara. 

Dalam pembahasan kriteria calon ketua Tanfidziyah masing-masing harus mendapatkan dua suara dari jumlah enam suara. Dengan hasil perolehan suara tersebut, ditetapkan KH Muhammad Muhlasin sebagai calon tunggal sekaligus terpilih secara aklamasi menjadi Ketua PCNU Kota Balikpapan 2018-2022.

Ketua Tanfidziyah terpilih mengatakan dalam sambutannya, tantangan berikutnya dalam mengurus NU Balikpapan adalah meyelesaikan pembangunan Graha NU sampai dengan selesai 100%. Selain itu, Kiai Muhlasin  bertekad untuk mengantarkan jamiyah NU menjadi lebih mandiri.

“Program pertama akan secepatnya menyusun dan melengkapi kepengurusan bersama Rais dan formatur. Kita upayakan mencari  dan menyusun kepengurusan yang loyal dan punya himmah yang tinggi untuk berkhidmat di NU,” tambah dia. 

Konfercab dibuka Wali Kota Balikpapan, HM Rizal Effendi, Jumat (29/12) pukul 20.00 WITA. Meski diguyur hujan, pembukaan berjalan lancar dan dihadiri oleh seluruh Pengurus PC NU Kota Balikpapan, lembaga, banom dan Nahdliyin Balikpapan. (Asep Ismail/Kendi Setiawan)