::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

NU Kraksaan dan Pemkab Gelar Parade Hadrah ‘On The Street’

Selasa, 02 Januari 2018 03:30 Daerah

Bagikan

NU Kraksaan dan Pemkab Gelar Parade Hadrah ‘On The Street’
Probolinggo, NU Online
Sebagai upaya memberikan hiburan yang positif dan bernuansa Islami di malam Tahun Baru masehi 2018, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo bekerja sama dengan PCNU Kota Kraksaan mengadakan Parade Hadrah On The Street, Ahad (31/12) malam.

Kegiatan yang mengambil start dari halaman Pondok Pesantren Hati Kraksaan Kabupaten Probolinggo dan finish di Alun-alun Kota Kraksaan ini diikuti oleh puluhan grup hadrah dari Kota Kraksaan dan sekitarnya.

Parade Hadrah On The Street tahun 2017 ini diawali dengan sholat Maghrib dan Isya berjamaah di Masjid Bin Aminuddin. Kemudian dilanjutkan dengan sholat Tasbih dan Hajat berjamaah.

Pelepasan Parade Hadrah On The Street ini dihadiri oleh Bupati Probolinggo Hj. Puput Tantriana Sari, Mustasyar PCNU Kota Kraksaan H Hasan Aminuddin, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo Santoso, para tokoh agama dan tokoh masyarakat, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Soeparwiyono, sejumlah Kepala OPD serta Camat di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Dalam kegiatan ini, para peserta atau grup membawa alat hadrah, sound system, genset dan becak. Mereka menabuh secara serempak perangkat hadrahnya dengan menempuh jarak 5 kilometer dari halaman Pondok Pesantren Hati Dusun Toroyan Desa Rangkang Kecamatan Kraksaan sekitar pukul 20.00 WIB. Hingga finish di Alun-alun Kota Kraksaan.

H Hasan Aminuddin saat melepas peserta Parade Hadrah On The Street mengungkapkan kegiatan ini dilakukan untuk menghindari permasalahan antar anak muda di akhir tahun. Dimana, di pergantian tahun perlu adanya hiburan yang bermanfaat yang dapat mengarahkan anak muda ke hal-hal yang positif.

“Saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada anak muda yang banyak berkumpul dan menyaksikan pasukan hadrah sambil melantunkan sholawat Nabi Muhammad SAW,” katanya.

Menurut Hasan, kegiatan ini bertujuan sebagai syiar agama melalui kesenian hadrah dan sebagai media hiburan bagi masyarakat dalam menyambut tahun baru 2018. Serta sebuah strategi untuk mengurangi angka kriminal dalam merayakan tahun baru 2018.

“Keterlibatan pemuda itu sangat penting sehingga anak-anak muda itu kemana-mana untuk mencari hiburan di malam tahun baru 2018. Kegiatan semacam ini sangatlah diperlukan untuk memberikan hiburan kepada masyarakat, terutama pada generasi muda. Harapannya anak-anak muda tidak lagi hura-hura dalam menyambut malam pergantian tahun,” katanya. (Syamsul Akbar/Fathoni)