: UNU Jogja adalah perguruan tinggi pertama di Indonesia yang menerapkan sistem blok pada semua program studi daftar sekarang di www.pmb.unu-jogja.ac.id atau 0822 3344 9331 :: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Banyak Capaian Membanggakan, MAUWH Tambakberas Harus Tingkatkan Prestasi

Selasa, 02 Januari 2018 17:31 Daerah

Bagikan

Banyak Capaian Membanggakan, MAUWH Tambakberas Harus Tingkatkan Prestasi

Jombang, NU Online

Tidak ada pilihan lain saat memasuki pergantian tahun selain terus meningkatkan khidmat dan prestasi. Hal tersebut penting agar bisa menjawab berbagai tantangan yang semakin berat dan kompetitif.

Hal ini disampaikan Ustadz Faizun Amir kepada sejumlah guru dan karyawan Madrasah Aliyah Unggulan KH Abdul Wahab Hasbulloh atau MAUWH Tambakberas Jombang. Kepala MAUWH tersebut mengungkapkan banyak capaian yang telah diraih, namun sejumlah kekurangan hendaknya harus juga ditutupi.

“Sejak 2016 izin operasional madrasah kita telah berbunyi unggulan,” kata Ustadz Faiz, Selasa (2/1). Demikian pula MAUWH adalah madrasah aliyah swasta pertama yang melaksanakan K13. Mendahului sekitar 80 madrasah lain di Jombang, lanjutnya.

Prestasi membanggakan berikutnya adalah MAUWH sebagai madrasah aliyah swasta pertama, bersama dengan 8 madrasah negeri, yang tahun lalu sudah melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer atau UNBK.

“Dan selama dua tahun terakhir, perolehan siswa baru juga meningkat pesat. Ini bukti kepercayaan masyarakat semakin tinggi,” kata alumnus pascasarjana Universitas Islam Malang (Unisma) tersebut.

Tidak berhenti sampai di situ. Berkat berbagai publikasi dan prestasi, dalam semester ini setidaknya sudah ada dua lembaga luar daerah yang melakukan studi banding ke MAUWH. “Juga madrasah kita berhasil meraih peringkat keempat Aksioma 2017, di atas 70an lebih madrasah swasta dan negeri se-Kabupaten Jombang,” ungkapnya.

Yang turut membuat bangga adalah dikibarkannya sepuluh bendera negara di halaman madrasah. “Ini sebagai pertanda bahwa alumni kita telah dapat diterima dan melanjutkan belajar di sepuluh negara,” tandasnya.

Kendati demikian, ada sejumlah hal yang harus ditingkatkan lantaran berbagai prestasi gagal diraih. “Karenanya mari satukan tekad agar tahun 2018 MAUWH mampu semakin berprestasi,” pungkasnya.

Hari ini, seperti seluruh lembaga pendidikan yang ada di bawah naungan Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas telah masuk kembali. Kegiatan di MAUWH diawali dengan istighotsah di halaman madrasah. (Ibnu Nawawi)