::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Fasilitasi Kembalinya Rohingya, Jepang Beri Myanmar 3 Juta Dolar

Sabtu, 13 Januari 2018 22:00 Internasional

Bagikan

Fasilitasi Kembalinya Rohingya, Jepang Beri Myanmar 3 Juta Dolar
foto: AP/Pool
Yangon, NU Online
Menteri Luar Negeri Jepang Taro Kono mendesak pemimpin de facto Myanmar Aung San Suu Kyi untuk menjamin keamanan dalam proses kembalinya warga Rohingya dari Bangladesh ke Myanmar, yang telah melarikan diri dari kekerasan di negara bagian Rakhine pertengahan tahun lalu.

Saat mengunjungi Myanmar, Taro mengumumkan bahwa Jepang akan memberikan hibah 3 juta dolar (sekitar 39,9 milyar rupiah) kepada Pemerintah Myanmar untuk membantu memfasilitasi pemulangan Rohingya seperti dikutip Japan Today, Sabtu (13/1).

Taro berkunjung ke Myanmar selama tiga hari, termasuk ke wilayah negara bagian Rakhine, dimana warga Rohingya dulu tinggal dan kemudian mengungsi ke Bangladesh karena operasi militer tentara Myanmar. Tidak sembarang orang bisa berkunjung ke Rakhine, bahkan kelompok kemanusiaan dan media independen pun dilarang bepergian ke daerah ini secara bebas.

Dalam sebuah pertemuan pada Jumat lalu, Taro meminta Suu Kyi untuk mengizinkan akses kemanusiaan dan media ke wilayah yang terkena bencana tersebut, pemukiman untuk pengungsi yang kembali, dan pelaksanaan rekomendasi yang dibuat mantan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Kofi Annan.

Jepang, imbuh Taro, akan memberikan bantuan lebih lanjut untuk memperbaiki kondisi dan pembangunan kemanusiaan di negara bagian Rakhine. 

Myanmar dan Bangladesh telah menandatangani sebuah kesepakatan mengenai pemulangan pengungsi warga Rohingya akhir tahun lalu, 23 November 2017. Proses pemulangan warga Rohingya akan dimulai pada 23 Januari ini. (Red: Muchlishon Rochmat)