::: NU: Kepastian awal Ramadhan akan diikhbarkan pada 15 Mei 2018 petang hari ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

PBNU Berupaya Sejahterakan Masyarakat Ritel Nahdliyin

Selasa, 13 Februari 2018 07:28 Nasional

Bagikan

PBNU Berupaya Sejahterakan Masyarakat Ritel Nahdliyin
Jakarta, NU Online
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Inti Citra Cakrawala Indrogosir di lantai tiga Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Senin (12/2).

Ketua PBNU Bidang Ekonomi H Eman Suryaman menilai, PT Inti Citra Cakrawala Indrogosir bekerja sama dengan PBNU ini sudah tepat karena jumlah warga NU besar. 

Dikatakan Eman, kerja sama ini sebagai usaha menyejahterakan masyarakat ritel, yaitu para pedagang atau penyalur sembako baik yang ada di lingkungan pesantren khususnya dan nahdliyin umumnya. Baik yang sudah berusaha di bidang ritel maupun belum. 

Menurutnya, dengan jumlah warga yang besar, kebutuhan bahan pangan dan penyaluran pun menjadi besar. Oleh karena itu, kerja sama dengan Indrogosir menjadi sambung bisnis dan usaha yang saling menguntungkan kedua belah pihak. 

"Warga NU bisa mendapatkan lebih murah dan dijual pun lebih murah daripada yang lain," katanya. 

Pria kelahiran Cirebon, Jawa Barat ini berharap, kerja sama ini bisa bersaing dengan mart-mart di berbagai daerah. 

"Kalau kita tidak mengikuti itu, maka kita akan mati. Untuk itu, maka kita PBNU memberi solusi dengan menjalin kerja sama dengan perusahaan besar yang bisa menyalurkan barang-barang sembako itu yang harganya bisa bersaing dengan pasar atau mart yang ada di berbagai daerah," jelasnya. 

Sementara Direktur Operasional PT Inti Cakrawala Citra Indrogosir Suyono mengatakan, kerja sama ini diharapkan dapat membantu memberdayakan nahdliyin dengan membuka toko-toko modern sehingga bisa lebih berkembang. 

"Sehingga diharapkan warga NU bisa menikmati minimarket yang berkembang di Indonesia," ujarnya. (Husni Sahal/Fathoni)