NU: IDUL FITHRI 1439 H MENUNGGU HASIL RUKYAH KAMIS 14 JUNI 2018::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Safari Kaderisasi, Fatayat NU Subang Benahi Administrasi Tiap PAC

Jumat, 23 Februari 2018 22:00 Daerah

Bagikan

Safari Kaderisasi, Fatayat NU Subang Benahi Administrasi Tiap PAC
Subang, NU Online
Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Subang bertekad membenahi administrasi di setiap level kepengurusan di bawah koordinasinya. Hal itu ditegaskan Ketua Fatayat NU Kabupaten Subang Unengsih usai melantik Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Kecamatan Sukasari masa khidmah 2018-2023 di Masjid Al-Husna Mandalawangi Kecamatan Sukasari, Subang, Jumat (23/2).

Menurutnya, sebagai organisasi kader, Fatayat NU berjalan di atas rel administrasi yang jelas seperti yang tertuang dalam Aturan Dasar/Aturan Rumah Tangga (AD/ART) dan Peraturan Organisasi (PO).

"Untuk itu, sebagai kader Fatayat, hendaknya para pengurusnya di setiap level kepengurusan wajib memperhatikan norma-norma yang tertuang dalam AD/ART itu," ujar Unengsih.

Dikatakan, dalam kurun waktu satu bulan ini pihaknya gencar mengawal proses regenerasi kepengurusan PAC hingga Ranting yang sudah habis masa berlakunya.

"Alhamdulillah sejauh ini kepengurusan Fatayat baik dari Ranting hingga PAC sudah mulai menggeliat. Setelah ini kita fokuskan melaksankan kaderisasi melalui Latihan Kepemimpinan Dasar (LKD)," ujarnya.

Selain itu, lanjut Unengsih, pihaknya juga akan merencanakan pelatihan administrasi sebagai penguatan kaderisasi di tiap-tiap jenjang kepengurusan. 

"Organisasi yang besar itu pasti tidak akan melenceng dari aturan main organisasinya. Untuk itu, pelatihan administrasi wajib diikuti oleh kader-kader Fatayat, khususnya para pengurusnya," pungkasnya. (Ade Mahmudin/Abdullah Alawi)