::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Sejumlah Bantuan Diberikan LAZISNU Jombang untuk Ibu Nita

Jumat, 09 Maret 2018 21:45 Daerah

Bagikan

Sejumlah Bantuan Diberikan LAZISNU Jombang untuk Ibu Nita
Jombang, NU Online
Ana Novita Hariyati (Nita), ibu muda yang sejak lama hanya tinggal bersama anak semata wayangnya di rumah yang tidak layak, akhirnya dapat tersenyum bahagia. Sebab, tanpa diduga ibu ini mendapat berbagai macam bantuan dari donatur yang disalurkan langsung oleh pengurus Pimpinan Cabang Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah (PC LAZISNU) Jombang.

Direktur PC LAZISNU Jombang Ahmad Zainudin mengungkapkan, sejak beberapa waktu lalu hingga pada penyaluran pada Jumat (9/3), terkumpul sejumlah donasi. Bantuan tersebut tidak hanya datang dari donatur lokal Jombang, juga sejumlah daerah lain.

"Hari ini, pada program Jumat Berbagi adalah penyerahan bantuan paket sembako, beberapa buku bacaan anak, modal usaha untuk Ibu Nita yang tinggal di Punden Kademangan, Kecamatan Mojoagung," katanya.

Tidak hanya itu, LAZISNU Jombang secara khusus juga memberikan bantuan pemasangan listrik di rumah Ibu Nita. Lantaran hingga kini, ibu yang kesehariannya hanya tinggal di rumah berukuran sekitar 2,5 × 3 meter tersebut tanpa aliran listrik.

Bantuan pemasangan listrik dibantu beberapa pengurus karang taruna setempat yang sepenuhnya sudah dimodali LAZISNU Jombang.

"Untuk pemasangan listrik diurus sepenuhnya oleh karang taruna dengan pendanaan dari NU-Care LAZISNU Jombang," ujar pria yang kerap disapa Gok Din ini.

Gok Din menyampaikan terima kasih yang tidak terhingga kepada para donatur yang telah bersedia menyisihkan sebagai rezekinya untuk meringankan beban hidup Ibu Nita. Semoga kedermawannya, kata dia, dibalas lebih oleh Allah SWT.

"Saya sampaikan terima kasih ke para donatur," pungkasnya.

Sekedar diketahui, Ibu Nita sudah sejak lama ditinggal suaminya. Anak yang sekaligus menjadi teman kesehariannya masih berusia 4 tahun.

Sejak kepergian sang suami, Nita bekerja serabutan untuk menghidupi diri dan anaknya. Hasil keringat kerjanya juga tidak menentu hingga kini.

Sesuai informasi, mereka berdua untuk makan setiap harinya hanya dengan merebus mi instan. (Syamsul Arifin/Ibnu Nawawi)