::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Tentara Afghanistan Pukul Mundur Taliban di Provinsi Farah

Selasa, 13 Maret 2018 23:30 Internasional

Bagikan

Tentara Afghanistan Pukul Mundur Taliban di Provinsi Farah
foto: AFP
Kabul, NU Online
Taliban aktif di 70 persen wilayah di Afghanistan, menguasai empat persen, dan menunjukkan kehadirannya secara fisik di 66 persen di negara yang berikbukotakan Kabul itu. Hasil studi dari BBC ini menunjukkan bahwa posisi Taliban masih begitu kuat di Afghanistan.

Dalam beberapa hari terakhir, Taliban berhasil menguasai sebuah distrik di wilayah Afghanistan Barat. Hal ini membuat pihak otoritas Afghanistan prihatin karena situasi keamanan semakin buruk di Provinsi Farah. 

Kejadian itu direspon cepat oleh otoritas Afghanistan. Pada Senin (12/3) pasukan keamanan Afghanistan berhasil merebut kembali kantor polisi dan kantor administrasi dari tangan Taliban setelah melakukan serangkaian serangan udara dan darat yang berlangsung beberapa jam.

Operasi militer tersebut menewaskan delapan anggota pasukan keamanan Afghanistan, termasuk kepala polisi distrik. Tidak diketahui berapa jumlah korban dari pihak Taliban.  

Kepala Dewan Provinsi Farid Bakhtawar menyebutkan, serangan seperti itu bisa dilakukan Taliban secara berulang-ulang. Sehingga itu menjadikan situasi di wilayah barat Afghanistan tersebut menjadi semakin buruk.

“Situasi keamanan di sini semakin parah dan ini menjadi perhatian utama saat ini,” kata Farid seperti dilkutip Aljazeera, Selasa (13/3).

Kejadian bermula saat 300 anggota Taliban menyerang kantor polisi di Provinsi Farah pada Senin lalu. Sesaat setelah itu, mereka mengklaim bahwa mereka telah menguasai distrik tersebut. Tidak tinggal diam, Afghanistan langsung mengirim pasukan keamanannya pada hari itu juga untuk mengambil alih distrik yang dikuasai Taliban tersebut. (Red: Muchlishon)