::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::  Kuliah Plus Ngaji? Ke UNSIQ Wonosobo aja, -Memadukan mutiara luhur tradisi pesantren dan keunggulan Universitas Modern- Kunjungi http//:pmb.unsiq.ac.id. 081391983830 (Latu Menur Cahyadi)::: 

Orang Madura Merantau di Jakarta

Senin, 16 April 2018 09:30 Humor

Bagikan

Orang Madura Merantau di Jakarta
Dalam kejenuhan mencari pekerjaan,  akhirnya dia pun terpikir mencoba membuka sebuah klinik pengobatan, walaupun dia bukan dokter ataupun pernah kuliah di kedokteran. 

Supaya orang-orang mau berobat ke kliniknya, Si Madura  membuat iklan menarik : 

"Menyembuhkan segala penyskit. Ayo berobat kemari. Kalau sembuh cukup bayar 100 ribu, kalau tidak sembuh kami bayar anda 1 juta".

Konon ada seorang dokter tak sengaja membaca iklan itu dan langsung ingin mencoba.

Si Madura : "Sakit apa sampeyan Pak..?"

Dokter Jawa : "Mulut hambar, kalau makan tak terasa apa- apa ".

Si Madura : "Oh itu hilang perasa namanya, baiklah Itu cukup diberi obat nomer 22 sebanyak 3 tetes di dalam mulut".

Dokter Jawa : "Wah! Minyak rem ini, bukan obat.!"

Si Madura : "Nah, bapak sudah bisa merasakan lagi, silahkan bayar 100 ribu".

Dokter Jawa itu jengkel karena merasa dikerjain, selang seminggu kemudian dia datang lagi.

Si Madura : "Duh sampeyan lagi, sakit apa lagi pak .?"

Dokter Jawa : "Saya hilang ingatan".

Si Madura : "Baiklah, saya akan memberikan obat nomer 22 dan gunakan sebanyak 3 tetes saja dalam mulut".

Dokter Jawa : "Wah! gak mau, itu minyak rem yang kemarin kan.?"

Si Madura : "Wah, bapak udah bisa mengingat lagi, berarti sudah sembuh, tolong bayar 100 ribu".

Dokter Jawa tersebut makin jengkel karena merasa dikerjain lagi. Selang seminggu kemudian diapun datang lagi berniat balas dendam. Kali ini dia mau pura-pura sakit yang parah biar dokter gadungan itu tidak mampu menyembuhkan.

Si Madura : "Bo abo sampeyan lagi.. sakit apa lagi, bapak ini.?"

Dokter Jawa : "Mata saya rabun tidak bisa melihat apa-apa dengan jelas".

Si Madura : "Mohon maaf, Pak.., kalau sakit seperti itu saya tidak bisa menyembuhkan, ini silahkan ambil 1 juta (sambil menyerahkan 10 lembar uang dua ribuan)".

Dokter Jawa : "Wah! Ini kan cuma duapuluh ribu rupiah ! ".

Si Madura : Alhamdulillah, bapak sudah bisa melihat dengan jelas? Berarti bapak sudah sembuh, silahkan bayar 100 ribu"..

Orang Madura di lawan.??????????????????