::: ::: 

::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Kiai Said Sampaikan Pesan Kemanusiaan di Taiwan

Selasa, 17 April 2018 10:10 Internasional

Bagikan

Kiai Said Sampaikan Pesan Kemanusiaan di Taiwan
Kiai Said dan rombongan di Taiwan. (Istimewa)
Taipei, NU Online
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj didampingi istri Nyai Hj Nurhayati beserta pengurus PBNU lainnya diundang untuk mengisi sebuah acara di Taiwan.

Di sela rangkaian kegiatan, Kiai Said dan rombongan diajak berkunjung ke Rumah Sakit Tzu Chi di Taipei, Taiwan. Rumah sakit ini tidak hanya melayani persoalan medis, tetapi juga bergerak dalam bidang kemanusiaan dengan tetap menjunjung tinggi kebudayaan dan peradaban.

"Saya melihat RS Tzu Chi ini menjadi optimis bahwa di dunia masih banyak peradaban dan kemanusiaan,” ungkap Kiai Said saat diajak melihat beberapa sudut Tzu Chi Hospital, Senin (17/4).



Pengasuh Pondok Pesantren Al-Tsaqafah Ciganjur, Jakarta Selatan ini menilai, peradaban dan kemanusiaan terkoyak jika melihat sejumlah negara di Timur Tengah. Apalagi saat ini eskalasi perang semakin meningkat ketika tentara sekutu pimpinan Amerika Serikat menyerang Suriah.

“Semua itu (peradaban dan kemanusiaan, red) sudah hilang di Timur Tengah,” tegas Kiai Said yang tahun 2018 ini kembali masuk dalam daftar teratas 50 Muslim berpengaruh di dunia.

Ia menjelaskan, NU sebagai organisasi Islam terbesar di dunia selalu berusaha menciptakan kesejahteraan, keharmonisan, dan kemanusiaan. “Kami NU, juga antiradikalisme dan menolak segala bentuk terorisme,” ucapnya.



Dia mengungkapkan, sudah pasti jika ada kerja sama antara Tzu Chi dan NU akan bermanfaat bagi orang banyak. “Karena mayoritas penduduk Indonesia belum sejahtera. Saya setuju dengan Budha Tzu Chi yang concern dengan masyarakat miskin,” tutur Kiai Said.

Dan di dunia ini, tandasnya, masih sangat membutuhkan Master Cen Yen dan beberapa lagi untuk membawa kemanusiaan dan perdamaian tumbuh berkembang secara global. (Fathoni)