::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::  Kuliah Plus Ngaji? Ke UNSIQ Wonosobo aja, -Memadukan mutiara luhur tradisi pesantren dan keunggulan Universitas Modern- Kunjungi http//:pmb.unsiq.ac.id. 081391983830 (Latu Menur Cahyadi)::: 

Pelaku Terorisme Harus Ditindak Tegas

Rabu, 16 Mei 2018 05:45 Daerah

Bagikan

Pelaku Terorisme Harus Ditindak Tegas
Jakarta, NU Online
Sudah semestinya aksi terorisme ditindak secara tegas, karena sudah marak tersebar dan terjadi secara sistematis di beberapa tempat di tanah air. Terorisme dan radikalisme adalah ancaman kesejahteraan masyarakat bangsa yang patut diwaspadai oleh seluruh elemen masyarakat.

Hal itu disampaikan Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) Jakarta Utara (Lakpesdam NU) Jakarta Utara, Syarief Hidayatullah, saat Diskusi Selasaan di Aula PCNU Jakarta Utara, Selasa (15/5).

Sekreretaris PCNU Jakarta Utara, KH Nurdin Rangga menambahkan, terorisme dapat ditangkal melalui pemahaman keislaman yang moderat dan juga penguatan paham nasionalisme masyarakat untuk menutup gerbang terorisme.

Pada kegiatan yang digelar bersama jajaran Polsek Koja Jakarta Utara ini, Kiai Nurdin menyatakan NU Jakarta Utara siap bersinergi dengan aparat kepolisian untuk membendung terorisme dan radikalisme. Kedamaian dan kondusivitas di Jakarta Utara, tambah Kiai Nurdin, harus terus dilakukan.

Oleh karena itu Kiai Nurdin berharap kepada pihak kepolisian untuk saling berbagi komunikasi guna menangkal bahaya terorisme dan sel-sel mereka yang kian hari bergerak dalam menciptakan suasana resah di masyarakat. "Saya berharap ada sinergi antara pihak Kepolisian Koja dengan sahabat Banser Ansor," tegasnya. 

Ajun Komisaris Polisi Irawan, kanit Sabhara Polsek Koja Jakarta Utara mengatakan penyerangan yang dilakukan oleh para terorisme merupakan suatu tindakan yang telah melanggar hukum agama dan kemanusian. Pihaknya berharap kejadian di Surabaya dan Mako Brimob tidak terjadi di wilayah Jakarta Utara. "Saya berterima kasih kepada Sahabat Banser Ansor yang selalu bekerja sama dengan pihak kepolisian Sektor Koja dalam menjaga dan mengamankan segala kegiatan yang ada di sini," tuturnya. 

Irawan menyebutkan hasil diskusi tersebut akan menjadi bahan pihak kepolisian dalam memberikan pelayanan dan keamanan bagi masyarakat. (Akmal/Kendi Setiawan)