::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Di Aljazair, Pedagang yang Tutup Tokonya Saat Idul Fitri Didenda

Rabu, 13 Juni 2018 23:59 Internasional

Bagikan

Di Aljazair, Pedagang yang Tutup Tokonya Saat Idul Fitri Didenda
Foto:Muhamad Ali/Jawa Pos
Aljir, NU Online
Pemerintah Aljazair akan menjatuhkan denda kepada para pedagang yang menutup tokonya saat hari raya Idul Fitri. Ada 4.594 pedagang yang telah disiapkan pemerintah di seluruh penjuru ibu kota Aljazair, Aljir, agar tetap buka selama hari raya Idul Fitri berlangsung.

Pedagang-pedagang tersebut menjual berbagai macam kebutuhan sehari-hari. Mulai dari sayur-sayuran, buah-buahan, dan roti. Di samping itu, cafe, restoran, dan pom bensin juga harus tetap dibuka saat hari raya Idul Fitri.

Dilaporkan Middle East Monitor, Senin (11/6), mereka yang tidak mematuhi kebijakan tersebut maka akan dikenakan hukuman tambahan dari pemerintah Aljazair, bukan hanya didenda. Yaitu sanksi tokonya tidak boleh dibuka selama satu sampai dua bulan.

Umat Islam di seluruh belahan dunia akan merayakan hari raya Idul Fitri yang diperkirakan jatuh pada Jumat, (15/6) nanti. Di beberapa negara, para pedagang umumnya menutup tokonya dan bersilaturahim dengan sanak saudaranya. Namun demikian, para pedagang di Aljazair tidak bisa melakukan hal itu karena mereka harus tetap buka toko.

Aljazair merupakan negara terluas di benua Afrika, sejak Sudan Selatan melepaskan diri dari Sudan pada 2011 lalu. 97,9 persen dari total populasi Aljazair (40 juta jiwa) adalah pemeluk agama Islam. (Red: Muchlishon)