: UNU Jogja adalah perguruan tinggi pertama di Indonesia yang menerapkan sistem blok pada semua program studi daftar sekarang di www.pmb.unu-jogja.ac.id atau 0822 3344 9331 :: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Alhamdulillah, Kerja Lagi!

Jumat, 29 Juni 2018 16:30 Ngobrolin Duit

Bagikan

Alhamdulillah, Kerja Lagi!
Libur panjang lebaran yang diberikan pemerintah, membuat kita bisa menikmati hari libur lebih lama dari biasanya. Dan ketika waktu liburan telah habis, terbitlah rasa malas untuk kembali bekerja. Memang wajar jika kita merasakan hal itu, tapi pekerjaan dan kantor nggak akan memaklumi hal itu karena kita dituntut untuk bersikap profesional. Nah, dari pada kemalasan berujung pada terganggunya performa kerja kita, aplikasikan dua kiat ini.
 
1. Perbaiki penampilan

Percaya atau nggak, penampilan dengan suasana hati atau mood saling terkait satu sama lain. Berbekal potongan rambut baru atau baju terkini, kamu bias lebih semangat dan punya “faktor X” untuk lebih antusias menyambut hari kerja, seperti anak kecil yang antusias ingin cepat-cepat bersekolah karena tak sabar menggunakan seragam dan sepatu baru di hari pertamanya sekolah.
 
Namun jangan jadikan ini alasan untuk lebih borosya, karena nggak perlu mengganti semua hal dari ujung rambut sampai ujung kaki. Satu atau dua poin saja, sudah cukup.
 
2. Tetapkan tujuan baru

Manusia tercipta dengan hormon adrenalin. Itu sebabnya, kita perlu diberi target agar bekerja lebih baik dan punya arah yang lebih jelas. Cobalah untuk membuat rencana liburan atau mudik tahun depan, memilih barang yang ingin dibeli dengan gaji bulan depan, atau jenjang karier apa yang ingin kamu capai tahun depan. Awalnya berandai-andai, tetapi ketika sudah ditargetkan, alam bawah sadarmu akan memacumu untuk bisa mencapainya. 

Yang nggak kalah penting, dalam Islam, bekerja adalah ibadah. Nggak mau kan kehilangan pahala yang sediakan Allah SWT bagi kita yang giat bekerja.
 
Dan jika di tahun ini kita sedikit menyesal Karen auang THR ludes nggak berbekas, padahal sadar masih banyak kebutuhan yang belum dipenuhi, saatnya mencari informasi bagaimana mengelola keuangan dengan baik supaya kejadian tahun ini tak terulang. Atau kita bias menyiapkan THR tambahan tahun depan melalui investasi. Tentu hal ini menjadi “semangat baru” untuk kita, sehingga muncul percikan semangat karena “Manusia yang paling beruntung adalah manusia yang hari ini lebih baik dari hari kemarin”. Yuk semangat kerja lagi!