: UNU Jogja adalah perguruan tinggi pertama di Indonesia yang menerapkan sistem blok pada semua program studi daftar sekarang di www.pmb.unu-jogja.ac.id atau 0822 3344 9331 :: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Lusa NU Jateng Gelar Konferwil

Kamis, 05 Juli 2018 15:00 Daerah

Bagikan

Lusa NU Jateng Gelar Konferwil
Konferwil XV NU Jateng
Semarang, NU Online
Sabtu (7/7) mendatang, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah akan menggelar Konferensi Wilayah (Konferwil) di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Ngroto, Gubug Grobogan, Jawa Tengah.

Acara yang diselenggarakan lima tahun sekali ini akan dihadiri oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), para kiai sepuh, pengasuh pondok pesantren, Gubernur Jawa Tengah, Kapolda Jawa Tengah, Pangdam, Kanwil Kemenag, MUI, dan sejumlah tokoh politik, agama dan masyarakat secara umum.

Ketua panitia pelaksana H Najahan Musyafak menjelaskan, persiapan Konferwil NU memasuki tahap akhir. Persiapan yang meliputi semua fasilitas di lokasi acara, undangan peserta yang terdiri dari semua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se Jawa Tengah hingga acara-acara pelengkap sudah mulai dilaksanakan.

“Persiapan sudah 100 persen, siap dilaksanakan. Kita tinggal menunggu tanggal mainnya saja, kedatangan para peserta dan tamu undangan, bahkan sejumlah acara serangkaian Konferwil sudah mulai dilaksanakan,” jelasnya.
 
Dikatakan, Konferwil NU bukan semata-mata pemilihan rais dan ketua untuk masa jabatan periode selanjutnya, tapi lebih dari itu menjadi media penting untuk silaturahmi, terlebih acara yang akan berlangsung satu hari ini diadakan setelah pemilihan gubernur.

“Dalam Pilgub, Pemilu atau yang lain beda pilihan kan biasa, nah melalui Konferwil ini, saudara-saudara kita yang kemarin berbeda-beda pilihan dapat bertemu, bersilaturahmi, karena NU itu perekat anak bangsa. Jangankan yang sesama NU, dengan ormas atau bahkan agama lain juga NU menjadi pemersatu. Karena itu acara ini terbuka untuk siapa saja,” paparnya.

Najahan yang juga Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo itu berharap kepada semua masyarakat, khususnya warga NU untuk ikut serta berpartisipasi dan berdoa demi kelancaran dan kesuksesan acara yang mengusung tema Meneguhkan Kemandirian NU Jawa Tengah, Menyongsong Se-Abad NU.

Beberapa acara pendukung antara lain Majelis Dzikir & Maulidurrasul Muhammad SAW di Mushalla Pondok Pesantren Assalafi Miftahul Huda Ngroto (30/6), Kirab Santri yang akan diselenggarakan pada Kamis (05/7) pukul 13.00 WIB - selesai dengan start dari Musholla Pondok Pesantren Assalafi Miftahul Huda Ngroto, Apel Kader Penggerak NU di lapangan Desa Ngroto pada Jumat (06/7) dan NU Jateng Bersholawat pada Sabtu (07/7) pukul 07.30 WIB - selesai di lapangan Desa Ngroto. (Samsul/Muiz)