::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::  Kuliah Plus Ngaji? Ke UNSIQ Wonosobo aja, -Memadukan mutiara luhur tradisi pesantren dan keunggulan Universitas Modern- Kunjungi http//:pmb.unsiq.ac.id. 081391983830 (Latu Menur Cahyadi)::: 

Nadhliyin Jatim Sumbang 1,6 Miliar lewat Kirab Koin

Sabtu, 07 Juli 2018 22:30 Pemberdayaan

Bagikan

Nadhliyin Jatim Sumbang 1,6 Miliar lewat Kirab Koin
Penutupan Kirab Koin NU di Banyuwangi (6/7)
Jakarta, NU Online
Ketua NU Care-LAZISNU Jawa Timur, Noor Shodiq Askandar mengungkapkan dari 1,8 miliar hasil Kirab Kotak Infak (Koin) NU sebanyak 1,6 miliar rupiah adalah hasil pengumpulan selama di Jatim. Padahal, Kirab Koin NU di Jatim menghadapi sejumlah kendala.

“Karena waktu yang mepet, Kirab Koin NU di Jatim sebetulnya belum optimal. Dari 38 kota dan kabupaten dengan 44 cabang, tahun ini baru 50 persen atau 22 cabang yang berpartisipasi,” katanya dihubungi dari Jakarta, Sabtu (7/7) malam.

Kendala berikutnya, sambung Shodiq, adalah waktu peredaran yang hanya satu hari di setiap cabang. Menurutnya hal itu sebenarnya belum cukup, mengingat jamaah NU di Jatim yang sangat besar dan wilayah yang sangat luas. 

(Baca: Ketua LAZISNU Jatim Evaluasi Kirab Koin)

Selain kendala di atas, waktu pelaksanaan Kirab Koin NU di Jatim juga kurang tepat. Di lima kota terakhir di Jatim, sekolah dan pesantren sudah memasuki masa libur. Bahkan di Banyuwangi sudah masuk masa cuti bersama, sehingga harus cerdik dalam mengsmbil langkah yang tepat. 

Meski demikian, semua kendala tersebut semaksimal mungkin diatasi, sehingga Kirab Koin NI di Jatim dapat berjalan dengan baik dan lancar. “NU Care-LAZISNU Jatim akhirnya mengambil jalan dengan membuat replika kotak infak di beberapa daerah potensial,” kata pria yang hobi mengenalkan zakat, infak dan sedekah melalui pantun-pantun ciptaannya.

(Baca: 1,8 Miliar Terhimpun dari Kirab Koin)

Ia menyebut bagi Jatim ada moto yang selalu menyemangati tim Kirab Kirab Koin NU, pengurus NU Care-LAZISNU dan seluruh Nahdliyin. "Bersama kita hebat. Bersatu kita lebih kuat. Itulah ruh dalam setiap gerakan LAZISNU Jatim," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya Kirab Koin NU yang diberangkatkan dari Pesantren Annawawi Tanara, Serang, Banten, berakhir di Banyuwangi. Menempuh jarak perjalanan 3529,3 kilometer, terhimpun dana Rp1.823.904.850. Penutupan Kirab Koin NU di Banyuwangi berlangsung Jumat (6/7) dihadiri Ketua PBNU, H Sulton Fathoni. (Kendi Setiawan)